Breaking News:

3 Kuliner Pedas di Jogja yang Bikin Menangis, Siap-siap 'Meledak' Saat Makan Oseng-oseng Mercon

Pedasnya masakan di Yogyakarta tak tanggung-tanggung, dapat membuat berkeringat, hidung meler, sampai menangis.

Editor: Sinta Agustina
Kompas.com/Silvita Agmasari
Ayam Geprek Bu Rum di Yogyakarta. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Yogyakarta menawarkan ragam kuliner yang menggoda selera.

Selain terkenal dengan cita rasa masakan yang manis, Yogyakarta juga punya masakan dengan rasa pedas.

Pedasnya masakan di Yogyakarta tak tanggung-tanggung, dapat membuat berkeringat, hidung meler, sampai menangis.

Berikut tiga kuliner pedas di Yogyakarta yang dirangkum TribunTravel dari KompasTravel.

1. Sate Petir Pak Nano

Pak Nano punya ide kreatif menggambarkan rasa pedas pada masakannya.

Ia memberi tingkatan sekolah untuk menggambarkan rasa dari yang paling tak pedas sampai pedas.

Sebut saja level PAUD (pendidikan Anak Usai Dini) hingga Profesor, Pak Nano akan sigap meracik sate atau tongseng dengan tingkat kepedasan yang diminta.

Pak Nano berjualan sate dari tahun 1984, saat ini menetap di Jalan Jogja Ring Road Sel. No.90, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

2. Oseng-Oseng Mercon Bu Narti

Dari nama 'mercon' dapat diketahui hidangan yang dibuat oleh Bu Narti ini super pedas.

Oseng-oseng mercon adalah tumisan daging sapi dicampur lemak sapi, dimasak dengan bumbu dan cabai rawit.

Adalah Bu Narti pelopor hidangan ini, sejak tahun 1998. Hingga bermunculan banyak penjaja oseng-oseng mercon.

Oseng-Oseng Mercon Bu Narti berada di Jl. KH Ahmad Dahlan, Yogyakarta buka dari pukul 17.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved