TRIBUNTRAVEL.COM - Setelah berjalan kaki menuju tepi sebuah sungai, Karstein (35) terlihat tak sabar ketika gajah setinggi tiga meter itu mendekatinya.
Wanita asal Jerman tersebut mengajak sang anak lelakinya yang berumur lima tahun, Oscar, menaiki gajah tersebut.
Karstein dan Oscar sedang menikmati liburannya di kawasan Ekowisata Tangkahan di Desa Nami Sialang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Minggu (11/6/2017).
Karstein dan Oscar awalnya terlihat panik ketika sudah duduk di punggung gajah.
Tetapi sang pawang yang ikut menemani naik gajah dapat menenangkannya.
"Awalnya sih memang takut, terlebih saya membawa anak. Tetapi akhirnya kami bisa menikmatinya," kata Karstein saat diwawancara oleh Tribunnews.
Gajah yang ditunggai Karstein bersama dua gajah yang membawa wisatawan lain lalu berjalan menyeberangi sungai selebar 15 meter dengan ketinggian air sekitar satu meter.
Ketiga gajah itu kemudian masuk ke hutan Taman Nasional Gunung Leuser.
Sepanjang perjalanan naik gajah menyusuri hutan, Karstein dan Oscar banyak melihat beragam satwa liar.
Di antaranya monyet, tupai, biawak, kupu-kupu, dan ada pula ular.
Di dalam area hutan tersebut juga terdapat orang utan, namun sayangnya Karstein kurang beruntung karena selama perjalanan tidak ada orang utan yang keluar.
"Ini (naik gajah keliling hutan dan melewati sungai) adalah pengalaman yang benar-benar hebat dan tidak terlupakan. Saya sudah beberapa kali wisata naik gajah, misalnya di Bali. Namun di beberapa tempat itu naik gajahnya di alam buatan, sementara di sini adalah hutan belantara," kata bule yang menghabiskan waktu liburannya selama empat hari di Tangkahan tersebut.
Setelah melalui perjalanan sekitar dua kilometer dan 60 menit naik gajah, Karstein dan Oscar pun mengakhiri wisata tracking naik gajah.
Namun rupanya keceriaan Karstein tidak berhenti sampai di situ saja.
Karstein dan Oscar menyaksikan 10 ekor gajah mandi di sungai.
Keduanya bahkan diberi kesempatan memandikan sang gajah.
Oscar yang membawa sebuah sikat terlihat ceria dan antusias menggosok badan sang gajah.
"It's really amazing," ujar Karstein.
Lokasi wisata yang juga tempat konservasi gajah yang dikunjungi Karstein itu berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Lauser.
Bila dijangkau dengan kendaraan pribadi, waktu tempuhnya sekitar tiga jam hingga empat jam.
4 Posisi Tempat Duduk yang Harus Dihindari Saat Naik Pesawat, Nomor 3 Wajib Tahu https://t.co/ApzaLRtO0H via @TribunTravel
— Tribun Travel (@TRIBUNTravel) August 1, 2017
Harga tiket untuk naik gajah sebesar Rp 860 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp 1 juta untuk wisatawan mancanegara.
Sementara untuk wisata memandikan gajah saja, wisatawan cukup membayar Rp 200 ribu.
Pawang gajah yang kesehariannya mengantarkan wisatawan berkeliling, Joni Rahman (34) menuturkan, pengunjung akan mendapatkan banyak pengalaman saat berkeliling naik gajah.
"Kami memberikan pengertian kepada wisatawan tentang gajah dan apa saja yang berada di dalam Taman Wisata Gunung Leuser. Saya sudah banyak mengantarkan turis dari berbagai negara, misalnya Jerman, Swiss, Spanyol, dan lainnya," kata Joni.
Berita ini telah dimuat di Tribun Jateng dengan judul Menikmati Hutan dan Gajah di Ekowisata Tangkahan di Taman Nasional Gunung Leuser.