Grüner See - Tak Hanya Lanskap Menakjubkan, Danau di Austria Ini Bisa "Menghilang" Saat Musim Dingin

Dunia ini memiliki berbagai ragam keajaiban alam, satu di antaranya adalah sebuah danau Grüner See (yang berarti danau hijau).

Grüner See - Tak Hanya Lanskap Menakjubkan, Danau di Austria Ini Bisa
into-the-blue.net
Grüner See 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizkianingtyas Tiarasari

TRIBUNTRAVEL.COM - Dunia ini memiliki berbagai ragam keajaiban alam, satu di antaranya adalah sebuah danau Grüner See (yang berarti danau hijau), yang terletak di pegunungan Hochswab di Styria, Austria, dekat desa Tragöess.

Dilansir dari laman travelandleisure.com, keajaiban danau ini tak hanya terdapat pada pemandangan alamnya, tetapi kemampuannya untuk 'menghilang'.

Grüner See sering dikunjungi penduduk setempat untuk kegiatan hiking atau cukup hanya bersantai-santai di bangku-bangku di sana.

Namun kegiatan ini hanya berlangsung sampai pertengahan bulan Juni, saat jalan setapak dan bangku di sana berada 36 kaki di bawah permukaan air.

Ketika temperatur naik di musim semi, salju dari pegunungan sekitar meleleh ke dalam cekungan danau ini, yang biasanya hanya dipenuhi air sedalam tiga hingga tujuh kaki atau satu hingga dua meter ketika musim dingin.

Sehingga ketika salju mencair itulah permukaan air danau naik hingga 30 kaki, atau 10 meter, dan bahkan membanjiri batang-batang pohon, jalan setapak, bangku dan bahkan jembatan kecil di sekitar cekungan danau.

Ketika ini terjadi, Grüner See dikunjungi banyak orang membawa tanki SCUBA dan sepatu katak untuk menyelam di sana.

Fenomena alam ini membuat Grüner See menjadi semacam taman bawah air surreal hingga bulan Juli, ketika air mulai menguap lagi dan mengembalikan taman dan pemandangan pinggir danau ke keadaan semula.

Berkat air yang berasal dari lelehan salju, permukaan air danau ini sangat jernih dan dingin.

Bahkan kedalaman hingga 160 kaki atau 53 meter terlihat begitu jelas dan berwarna hijau zamrud, sehingga dijuluki 'Caribbean of the Alps'.

Namun demikian, menurut Dive Magazine, kantor pariwisata setempat telah mengumumkan larangan untuk segala kegiatan olahraga air di danau tersebut pada tahun 2016.

Karena dikhawatirkan kegiatan tersebut meningkatkan risiko adanya sedimen yang tercampur aduk sehingga menyebabkan polusi terhadap warna danau yang jernih itu.

Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Sinta Agustina
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved