Nasi Goreng Begitu Mendunia, Ini Cara Dongkrak Popularitas Mananan Khas Indonesia Lainnya

Indonesia memiliki kuliner yang beragam, terbentang dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari jajanan pasar hingga kuliner legendaris.

Nasi Goreng Begitu Mendunia, Ini Cara Dongkrak Popularitas Mananan Khas Indonesia Lainnya
Dok. Ubud Food Festival
Ubud Food Festival 2015 

TRIBUNTARVEL.COM - Indonesia memiliki kuliner yang beragam, terbentang dari Sabang sampai Merauke.

Mulai dari jajanan pasar seperti pisang goreng, klepon, onde-onde, kue getuk, hingga kuliner legendaris yang memiliki sejarah panjang seperti lumpia, gudeg, dan rendang.

Namun pertanyaan yang sering muncul akhir-akhir ini, apakah kuliner Indonesia sudah benar-benar dikenal oleh dunia?

“Kuliner Indonesia sungguh sangat beragam, sehingga kalau bercerita tentang kuliner atau gastronomi Indonesia, sudah pasti tak akan ada habisnya. Tetapi dari keberagaman kuliner Indonesia ini, yang paling dikenal oleh dunia hanyalah nasi goreng,” ujar Founder and Director Ubud Food Festival, Janet DeNeefe saat media gathering di Plataran Menteng, Jakarta, Jumat (14/4/17).

Oleh karena itu, tambah Janet, mereka melalui Ubud Food Festival yang diadakan setiap tahun mampu membantu mengenalkan keberagaman kuliner Indonesia ke kancah internasional.

Beberapa koki terkenal Indonesia seperti Farah Quinn, Petty Elliot dan Ragil Imam Wibowo juga mengamini hal tersebut.

“Menurut saya hal paling dasar untuk memperkenalkan kuliner Indonesia ke kancah dunia dimulai dari kualitas bahan dasarnya terlebih dahulu. Dari bahan dasar yang berkualitas akan menciptakan hidangan yang berkualitas pula, sehingga kita juga akan percaya diri untuk memperkenalkan ke dunia luar,” ujar Farah Quinn.

Kalau kualitas bahan dasar di pasar sudah berkualitas, lanjut Farah, sudah pasti petani-petani Indonesia akan lebih bersemangat untuk menghasilkan produk yang berkualitas pula.

Pemerintah dan warga Indonesia juga mempunyai andil yang besar di sini.

Chef Ragil selaku koki yang mengenal seluk-beluk makanan Indonesia juga berpendapat.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved