Penerbangan Rute Internasional Terpendek Dunia Ditutup, Ini Alasannya

Maskapai asal Austria yakni Viennaline mengoperasikan rute penerbangan internasional terpendek di dunia.

Penerbangan Rute Internasional Terpendek Dunia Ditutup, Ini Alasannya
YouTube
Sampai saat ini, maskapai asal Austria yakni Peoples Viennaline mengoperasikan rute penerbangan internasional terpendek di dunia. Rute tersebut yaitu dari St Gallen-Altenrhein Airport (Swiss) menuju Friedrichshafen Airport (Jerman). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sampai saat ini, maskapai asal Austria yakni People Viennaline mengoperasikan rute penerbangan internasional terpendek di dunia.

Rute tersebut yaitu dari St Gallen-Altenrhein Airport (Swiss) menuju Friedrichshafen Airport (Jerman).

Jarak antara dua bandara tersebut hanya 20 kilometer, dengan waktu tempuh penerbangan hanya delapan menit.

Meski baru dioperasikan pada November 2016, rute penerbangan tersebut dengan terpaksa harus ditutup.

Mengutip situs News.com.au, Selasa (11/4/2017), rute penerbangan tersebut resmi ditutup pada 14 April 2017.




Jarak antara dua bandara tersebut hanya 20 kilometer, dengan waktu tempuh penerbangan hanya delapan menit.
Jarak antara dua bandara tersebut hanya 20 kilometer, dengan waktu tempuh penerbangan hanya delapan menit. (NEWS.COM.AU)

Hal itu diungkapkan Claus-Dieter Wern, Chief Executive Friedrichshafen Airport kepada majalah People.

Alasannya adalah minimnya penumpang yang terbang pada rute tersebut. 

Sebagai gantinya, rute penerbangan tersebut akan dialihkan ke bandara yang lebih besar yakni di Kota Cologne (Jerman). 

Sampai saat ini Viennaline memang mengoperasikan rute internasional terpendek di dunia.

Namun, ada rute domestik yang waktu tempuhnya lebih sedikit dari itu. 

Maskapai asal Skotlandia yakni Longanair mengoperasikan rute Westray - Papa Westray.

Dua kota tersebut terletak di Orkney Islands, dengan jarak hanya 2,5 kilometer.

Waktu tempuh antara dua rute tersebut hanya 120 detik, alias dua menit.

Saat cuaca sedang baik, penerbangan itu disebut-sebut memakan waktu hanya 47 detik. (Kompas.com/Sri Anindiati Nursastri)

Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved