Jadi Tempat Wisata di Surabaya, Hutan Mangrove Ini juga Tempat Mampir Burung dari Belahan Dunia

Seluas 200 hektare hutan mangrove di Kecamatan Wonorejo, Surabaya disulap menjadi tempat wisata alam. Inilah keistimewaannya.

Jadi Tempat Wisata di Surabaya, Hutan Mangrove Ini juga Tempat Mampir Burung dari Belahan Dunia
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA
Pengunjung menikmati Hutan Wisata Mangrove Wonorejo, Surabaya, Senin (9/2/2015). Pemerintah Kota Surabaya bersama warga secara aktif melestarikan hutan mangrove sebagai sabuk hijau. Dari Mangrove itu oleh warga dijadikan bahan baku produk makanan dan batik. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Surabaya boleh berstatus kota jasa dan perdagangan, namun kota ini tetap memiliki spot wisata alam.

Seluas 200 hektare hutan mangrove di Kecamatan Wonorejo disulap menjadi tempat wisata alam.

Sekaligus sebagai pelengkap ekosistem pantai di kawasan pantai timur Surabaya (Pamurbaya).

Saat ini, pengembangan fasilitas masih terus dilakukan seperti akses jalan dari kayu, pos pantau, dan dermaga.

Termasuk sentra PKL di sekitar pintu masuk yang menyajikan menu khas ikan-ikanan dan sambal.

Untuk masuk ke hutan mangrove tidak perlu membayar.

Bagi pengendara hanya membayar parkir kendaraan.

Pengunjung bisa berjalan-jalan sambil menikmati asrinya hutan mangrove dan berfoto dengan latar belakang hutan bakau ini.

Sarana perahu juga disediakan untuk pengunjung yang ingin mengitari hutan mangrove.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengakui, saat ini wisata hutan mangrove Wonorejo memang belum mendatangkan dampak ekonomi signifikan bagi warga sekitar.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved