Breaking News:

Susilo Bambang Yudhoyono - Inilah Alasan SBY Dinobatkan Jadi Bapak Museum Indonesia

Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono dinobatkan sebagai Bapak Museum Indonesia.

Editor: Sri Juliati
Kompas.com/Dimas Jarot Bayu
Mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinobatkan sebagai Bapak Museum Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu (15/10/2016). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono dinobatkan sebagai Bapak Museum Indonesia.

Acara penobatan berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu (15/10/2016).

SBY mendapat anugerah Adi Budaya Nusantara sebagai tokoh museum nasional oleh Komunitas Jelajah dalam ajang Museum Awards 2016.

Ketua Dewan Juri Museum Awards 2016, Wiendu Nuryanti mengatakan, penghargaan tersebut diberikan karena dedikasi dan kontribusi SBY selama sepuluh tahun memimpin Indonesia dalam bidang permuseuman.

Menurut Wiendu, selama menjadi presiden, SBY memberikan perhatian lebih dalam bidang museum.

Hal ini terbukti dari kegiatan dan gerakan yang diprakarsai SBY, seperti Gerakan Nasional Cinta Museum, Tahun Kunjung Museum, dan Gerakan Nasional Revitalisasi Museum.

"Dengan prestasi ini, maka sungguh amat tepat jika tokoh peduli museum kali ini kami nobatkan kepada Bapak Susilo Bambang Yudhoyono," kata Wiendu.

SBY berterima kasih kepada dewan juri dan Asosiasi Museum Indonesia karena telah mendaulat dirinya sebagai Bapak Museum Indonesia.

"Dengan rasa syukur, hormat, dan bangga saya terima anugerah yang telah diberikan kepada saya," kata SBY seperti dilansir TribunTravel.com dari Kompas.com.

SBY mengatakan, kecintaannya terhadap museum sudah tercipta sejak muda.

Kecintaannya tersebut juga berkat jasa istrinya, Ani Yudhoyono.

"Ibu Ani dan saya sejak muda sangat mencintai museum. Ibu Ani mencintai sejarah, saya mencintai seni budaya. Kami berdua mencintai warisan sejarah seni budaya," kata SBY.

SBY menampik anggapan, pemberian apresiasi yang tinggi terhadap warisan sejarah dan budaya hanya bisa dimiliki oleh bangsa dengan peradaban tinggi.

Menurut SBY, kecintaan terhadap warisan sejarah dan budaya Indonesia, khususnya di museum, tidak perlu menunggu Indonesia menjadi negara maju.

"Saya bilang tidak begitu. Tidak perlu menunggu. Mulai sekarang pun mari kita bersama mencintai dan mengapresiasi warisan sejarah dan budaya," kata SBY.

I Nyoman Gunarsa

Selain SBY, seniman I Nyoman Gunarsa juga mendapatkan penghargaan dalam Museum Awards 2016.

Nyoman mendapatkan penghargaan Pengabdian Sepanjang Masa karena dedikasi dan kontribusinya terhadap seni budaya dan museum.

Penghargaan ini meliputi sepuluh anugerah yang dibagi menjadi kategori utama, tematik, dan khusus.

Empat kategori utama dalam penghargaan ini meliputi Museum Pintar, Museum Cantik, Museum Bersahabat, dan Museum Menyenangkan.

Adapun dua kategori tematik terdiri dari Museum Sains, Teknologi, dan Sejarah Alam serta Museum Tematik Eksplorasi Kearifan Lokal.

Empat kategori khusus mencakup Media Peduli Museum, Perguruan Tinggi Peduli Museum, Tokoh Peduli Museum, dan Pengabdian Sepanjang Masa. (*/Dimas Jarot Bayu)

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved