Breaking News:

Space X - Fantastis! Inilah Jumlah Duit yang Harus Kamu Keluarkan untuk Liburan ke Mars

Perusahaan antariksa Space X membuat armada pesawat ruang angkasa bernama Interplanetary Transport System yang akan mengirim manusia ke Mars.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sri Juliati
tabula.ge
Planet Mars dan Bumi. 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sinta Agustina

TRIBUNTRAVEL.COM - Planet Mars merupakan planet keempat yang terdekat dari Matahari sekaligus tetangga terdekat Bumi.

Oleh karena itu, berbagai ekspedisi dikirim ke sana untuk meneliti kemungkinan tinggal di planet tersebut.

Memiliki atmosfer yang tipis, Mars didominasi oleh bebatuan.

Planet ini disebut juga sebagai planet merah, sebab dari kejauhan warnanya tampak kemerahan.

Baru-baru ini, perusahaan antariksa Space X membuat armada pesawat ruang angkasa bernama Interplanetary Transport System.

Armada ini dirancang untuk mengirim manusia ke Planet Mars.

Space X sudah bisa mengirim penumpang manusia ke Mars pada pertengahan atau akhir dekade 2020-an mendatang.

Sementara itu, untuk dapat menginjakkan kaki di planet merah, harus merogoh kocek sangat dalam.

Dikutip TribunTravel.com dari The Register, penumpang yang ingin pergi ke Mars harus membayar tarif sebesar 200 ribu dolar AS atau setara Rp 1,3 miliar.

Interplanetary Transport System terdiri dari unit roket pendorong (booster) dan pesawat antariksa untuk mengangkut penumpang.

Booster dan pesawat nantinya akan diluncurkan ke orbit.

Setelah itu, booster akan memisahkan diri dan kembali ke bumi untuk mengambil tanki bahan bakar, lalu berangkat lagi ke orbit.

Tanki ini lantas digunakan untuk memasok bahan bakar ke pesawat sebelum memulai perjalanannya ke Mars.

Seperti yang dikutip TribunTravel.com dari KompasTekno, unit pesawat yang menuju Mars bakal melesat dengan kecepatan lebih dari 100 ribu kilometer per jam.

Sehingga hanya membutuhkan waktu kurang lebih 80 hari untuk sampai di Planet Mars.

Dirangkum dari CNN Money, saat peluncuran pertama Space X tidak akan mengirim banyak orang ke mars.

"Sesampainya manusia di Mars, mereka dapat menumbuhkan tanaman di dalam bangunan yang mengandung atmosfere," ujar Elon Musk, miliader teknologi pemilik Space X.

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved