Tidak dapat dipungkiri, makanan cepat saji memiliki rasa yang nikmat dan membuat ketagihan.
Dikutip dari Healthline, mereka melakukan penelitian dengan melibatkan 52 orang untuk membuktikan bahwa makanan cepat saji dapat menyebabkan kerusakan fungsi otak dan merusak sel-sel fungsi otak.
Makanan cepat saji memiliki kandungan bumbu rahasia, seperti gula, lemak, dan garam.
Kandungan garam inilah yang membuat tekanan darah tinggi naik dan sekaligus dapat menurunkan fungsi kognitif pada otak.
3. Minuman Manis
Mengonsumsi banyak minuman manis dapat membahayakan fungsi dan kesehatan otak.
Dikutip dalam sebuah penelitian berlangsung selama 2015 pada Journal Neuroscience.
Tikus yang diberi asupan gula yang tinggi mengalami penurunan fungsi kognitif otak yang cukup parah, radang otak, dan gangguan pada daya ingat.
4. Alkohol
Dilansir dari Healthline, dalam sebuah penelitian, mengonsumsi alkohol secara berlebihan akan berpengaruh besar dalam penurunan kerja otak.
Lebih parah lagi, juga bisa menimbulkan gangguan neurotransmiter dalam otak.
Alkohol juga sangat berbahaya bagi remaja, sebab pada masa tersebut otak mereka dalam masa perkembangan.
Remaja yang minum alkohol pun berisiko mengalami kelainan pada struktur dan fungsi otak serta gangguan perilaku dibandingkan remaja yang tidak minum alkohol.
5. Makanan Tinggi Lemak Trans
Lemak trans digunakan oleh beberapa produsen untuk membuat produk makanan menjadi tahan lama.