Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Mata Lokal Travel

Panduan Rute & Transportasi Menuju Air Terjun Tanggedu dari Waingapu

Penulis: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Air Terjun Tanggedu, tempat wisata di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Dijuluki Green Canyon, Air Terjun Tanggedu memiliki topografi air terjun dengan tebing batu berwarna putih dan airnya yang hijau toska.

Menurut dia, tempat wisata itu seperti oase karena area sekitar lokasi wisata merupakan daerah padang rumput dan perbukitangan yang gersang.

Baca juga: Berburu Lanskap Sunrise dan Kabut di Sabana Desa Luku Wingir Sumba Timur NTT

Panduan rute & transportasi

Air Terjun Tanggedu terletak di Desa Tanggedu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jarak air terjun ini sekitar 48 kilometer dari Waingapu, ibu kota Sumba Timur.  

Pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, disarankan menyewa jika datang dari luar Sumba.

Namun harus ekstra hati-hati, karena pada beberapa titik kondisi jalan belum beraspal.

Selain itu, terdapat jurang yang dalam dengan tikungan tajam. 

Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat ke sini.

Salah satu air terjun di lokasi wisata Air Terjun Tanggedu, Desa Tanggedu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2020). Dijuluki Green Canyon, Air Terjun Tanggedu memiliki topografi air terjun dengan tebing batu berwarna putih dan airnya yang hijau toska. (KOMPAS.com/IGNASIUS SARA)

Ikuti jalan lintas pantai utara (Pantura) Sumba, melintas Desa Mondu dan Desa Prainatang.

Setelah 30-45 kilometer, belok ke kiri menuju daerah Tanggedu, lanjutkan hingga parkiran di dekat desa.

Jika menggunakan mobil, parkir di area jembatan atau tepi desa, lalu lanjut trekking.

Baca juga: Uniknya Pantai Oesosole di Rote Ndao NTT dengan Batu Karang Mirip Bentuk Hati

Untuk motor, bisa sampai lebih dekat, sekitar 2-3 kilometer dari air terjun.

Pengunjung harus trekking melalui hutan asri dengan akses jalan yang cukup mudah.

Jika ingin lebih santai, bisa juga menggunakan ojek lokal dari desa ke titik dekat air terjun.

Tarifnya mulai Rp 50.000 untuk perjalanan pergi pulang (PP).

Halaman
123