Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Mata Lokal Travel

Museum Wasaka, Tempat Wisata Edukatif di Banjarmasin, Kalsel yang Tawarkan Banyak Keseruan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

WASAKA-Museum Wasaka juga menjadi tempat yang ideal untuk berwisata keluarga. Sore hari, anak-anak ramai bermain bola di sekitar museum, sementara orang tua dapat menikmati koleksi museum dengan tenang. Selain itu, Museum Wasaka juga menjadi tempat yang populer untuk pra-wedding dan foto-foto.

Pengunjung dapat melihat foto-foto hitam putih yang mengabadikan momen-momen krusial serta potret para pahlawan yang turut menghiasi dinding museum. Museum Wasaka bukan hanya sekadar tempat menyimpan benda-benda lama, tetapi juga sebagai pusat pendidikan sejarah yang penting.

Museum Wasaka terbuka untuk umum pada hari Selasa hingga Minggu dengan jam operasional yang telah ditetapkan. Penting untuk dicatat bahwa museum ini tutup setiap hari Senin dan pada hari libur nasional.

Dengan mengunjungi Museum Wasaka, pengunjung dapat memahami sejarah dan nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan oleh para pendahulu, serta menambah wawasan dan pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

WASAKA-Museum Wasaka tidak hanya menjadi tempat penyimpanan sejarah, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang unik dan edukatif. Museum ini terletak di tepi Sungai Martapura, Banjarmasin, dan menawarkan pengalaman berwisata yang berbeda dari tempat lain. (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)

"Alhamdulillaah pelajar masih paling banyak kunjungi Museum Wasaka," kata Muksin.

Museum Wasaka tidak hanya menjadi tempat penyimpanan sejarah, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang unik dan edukatif. 

Baca juga: Itinerary 1 Day Trip Lembang, Start dari Jakarta Budget Rp 800 Ribuan Termasuk BBM & Tol

Museum Wasaka menjadi tempat favorit bagi muda-mudi untuk berfoto-foto. Banyak pengunjung yang datang ke museum ini tidak hanya untuk melihat koleksi artefak bersejarah, tetapi juga untuk berfoto-foto dengan latar belakang yang unik. 

"Biasa orang berkunjung bukan hanya untuk melihat dan belajar sejarah saja tapi juga ada yang datang berfoto-foto, kami izinkan tidak ada masalah," ucap Muksin, Pemandu Museum Wasaka.

Selain itu, Museum Wasaka juga menjadi tempat yang populer untuk pra-wedding. Banyak pasangan yang memilih museum ini sebagai lokasi foto pra-wedding karena keunikan dan keindahan arsitektur bangunan museum. Dengan demikian, Museum Wasaka menjadi destinasi wisata yang tidak hanya edukatif, tetapi juga romantis.

"Baru kali ini kami foto-foto, memang geratis, masuk ke dalam juga kalau mau foto-foto geratis. Tutup sampai jam 3 sore saja Museumnya," ujar Datul yang kebetulan sedang berfoto-foto bersama teman-temannya

Pengunjung dapat menikmati koleksi museum dengan tenang dan nyaman. Museum Wasaka terbuka untuk umum pada hari Selasa hingga Minggu dengan jam operasional yang telah ditetapkan. Penting untuk dicatat bahwa museum ini tutup setiap hari Senin dan pada hari libur nasional.

Meskipun demikian Museum Wasaka pada dasarnya merupakan tempat untuk belajar, menggali kisah sejarah perjuangan kepahlawanan di masa lalu.

"Alhamdulillaah pelajar masih paling banyak kunjungi Museum Wasaka," kata Muksin.

Museum Wasaka didirikan oleh Gubernur Kalsel Ir. Said pada Tahun 1991 dan diresmikan bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional tanggal 10 November. 

Dengan mengunjungi Museum Wasaka, pengunjung dapat memahami sejarah dan nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan oleh para pendahulu, serta menambah wawasan dan pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

"Sore hari memang selalu ramai anak-anak bermain bola, di sebelah juga ramai jajanan. Yah suasana di sini hidup dan meriah," jelas Muksin

Halaman
123