Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Rekomendasi Wisata

Hutan Raya Djuanda Bandung 2025: Info Tiket Masuk, Jam Buka, dan Spot Favorit Liburan Akhir Pekan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengunjung berjalan-jalan di Taman Hutan Raya Ir H Djuanda (Tahura Djuanda), Dago Pakar, Ciburial, Bandung, Selasa (27/3/2018). Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mendorong perluasan Tahura Djuanda sebagai salah satu solusi meminimalisasi bencana ekologi di kawasan Bandung Raya.

Gua ini memiliki empat pintu masuk dan penuh dengan lorong-lorong yang cukup menantang untuk dijelajahi.

Sementara itu, Gua Belanda adalah gua yang lebih tua, bahkan sudah berusia lebih dari satu abad. 

Gua ini memiliki banyak lorong yang dulunya digunakan untuk pengintaian, penahanan, hingga logistik. 

Saat mengunjungi gua ini, kamu harus membawa senter dan mengenakan pakaian hangat karena suasananya gelap dan dingin. 

Bila kamu tidak membawa senter, jangan khawatir, karena warga lokal biasanya menyediakan jasa penyewaan senter, meski harganya bisa berbeda-beda tergantung kemampuan menawar.

2. Curug yang Menyegarkan

Curug Dago, Bandung, Jawa Barat (Kompas/Putra Prima Perdana)

Ada beberapa air terjun yang indah di dalam kawasan Hutan Raya Djuanda. 

Curug Dago, Curug Lalay, dan Curug Maribaya masing-masing punya pesona tersendiri. 

Curug Maribaya, misalnya, terkenal dengan ketinggiannya yang mencapai sekitar 30 meter, sangat cocok untuk spot foto yang Instagramable.

Curug Lalay juga unik karena terdapat gua kecil tempat kelelawar bersarang. 

Suasana di sekitar curug ini begitu asri dan menenangkan, cocok untuk melepas penat dan menikmati keindahan alam.

3. Tebing Keraton: Spot Favorit Menikmati Sunrise dan Sunset

WISATA BANDUNG - Potret teras Tebing Keraton yang begitu indah, yang beralaskan paving block, Sabtu (2/9/2017) (TRIBUN JABAR/Fasko Dehotman)

Tebing Keraton adalah tempat yang tidak boleh kamu lewatkan saat berkunjung ke Tahura Djuanda. 

Dari sini, kamu bisa menyaksikan pemandangan kota Bandung dari atas ketinggian serta panorama matahari terbit dan terbenam yang luar biasa indah. 

Banyak pengunjung datang pagi-pagi atau menjelang sore hanya untuk menikmati momen langka ini.

Halaman
1234