Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Mata Lokal Travel

Kampung Terih Jadi Destinasi Favorit di Nongsa, Batam, Kepri, Tawarkan Beragam Keseruan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

WISATA BATAM - Pengunjung tengah menikmati wisata eduktif di Kampung Terih, Nongsa, Batam, Selasa (18/3/2025). Kampung Terih bisa menjadi tempat wisata pilihan untuk menikmati liburan dengan tarif terjangkau.

Setelah lelah berkeliling, Anda tidak perlu khawatir kehausan karena di kampung Terih ada penjual makanan dan minuman yang cukup lengkap.

Saat weekend, bisa merasakan aneka makanan dari olahan seafood laut dengan harga terjangkau.

Pengunjung bisa merasakan makanan khas dari masakan warga sekitar, dan yang terkenal di kampung terih ini adalah ketamnya.

Tapi jika ingin makan ketam, harus konfirmasi terlebih dahulu, agar nelayan bisa mempersiapkan ketamnya. Karena ketam disediakan masih dalam kondisi fresh.

“Kampung Terih juga didukung beberapa resort di Nongsa Batam karena menawarakan suasana yang berbeda.

Bahkan ada wisman dari Belanda yang mancing di Kampung Terih, katanya Indonesia beautiful," ujar Nunung saat bercerita kepada Tribun.

Beberapa hari yang lalu, Kampung Terih juga kedatangan tamu dari Bank Indonesia. Kegiatan yang dilakukan mulai dari penanaman bakau, bersih bersih, hingga pelepasan penyu.

Selain itu BI juga menyerahkan bantuan kepada Kampung Terih secara simbolis.

"Kedepan akan ada pembangunan konter lapak souvenir khas Kampung Terih yang berhubungan dengan Kampung Terih. Konter lapak ini akan mencoba menggandeng ibu ibu disini untuk membuatnya dan dibantu juga sama Genpi. Awal bulan september minggu ke dua diharapkan sudah selesai. Lalu mou dengan travel Bali untuk masukin wisman dari Tiongkok. Rangkaiannya dari tari persembahan, keliling hutan mangrove, hingga hiburan tari kreasi," ujarnya.

Menyimpan Cerita Sejarah dan Religi

Desa wisata Kampung Terih juga mempunyai cerita sejarah, religi, hingga asal muasal nama kampung terih.

Berdasarkan cerita dari Nunung, pengelola Kampung Terih mengatakan bahwa terih diambil dari bahasa melayu yang artinya kerikil.

Batu yang ada di pinggir pantainya memang terdapat batu terih tersebut. Oleh karena itulah disebut sebagai kampung Terih.

Kampung terih juga mempunyai cerita sejarah di dalamnya.

Kampung Terih yang hanya terdiri dari 34 KK ini, ternyata dulu adalah tempat atau gudang tempat meletakan senjata-senjata perang Jepang saat perang dunia kedua.

"Itu masih ada batu-batunya. Dan bukan disini saja. Tetapi dibelakang dekat rumah warga juga ada. Dan ini diketahui dari cerita orang sudah lama tinggal di kampung Terih ini," kata Bams.

Selain bisa mengetahui wisata sejarah, pengunjung juga bisa wisata religi, karena terdapat makam tua yang terletak tidak jauh dari masjid di kampung terih.

Diketahui bahwa makam tersebut adalah makam tertua kedua di Batam setelah makam di Tanjung Uma dan bedanya sekitar tiga tahun.

Dari cerita warga sekitar Nongsa, bahwa makam tersebut adalah makam Datuk Ternate atau makam Datuk Janati.

Di sekitar makam Datuk Ternate tersebut, juga terdapat tiga makam yang berukuran kecil.

Baca juga: Pantai Lailiang di Sumba Barat, NTT Suguhkan Gulungan Ombak Menakjubkan

Dari cerita warga pula bahwa makam tersebut adalah makam putri-putri, putri yang dinamakan pula sebuah pulau di pulau terluar di Nongsa.

Warga Kampung Terih awalnya bermukim di Pulau yang letaknya di depan Kampung Terih yaitu Pulau Kampung Berteduh.

Tetapi sekitar tahun 70an, mereka pun mulai pindah dari pulau tersebut dan memilih tinggal di Kampung Terih, agar anak anaknya mudah untuk pergi ke sekolah. Dan sekarang Warga Kampung Terih berjumlah 34 KK.

(TribunBatam.id/andriani)(TribunTravel.com/mym)

Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul Wisata Kampung Terih, Bisa Menikmati Suasana Hutan Mangrove (Bakau) dengan Sampan