Namun yang membuat beda adalah hiasan yang ada pada pohonnya.
Dulu rumah pohon dihias dengan payung sekarang dihias dengan layang-layang warna warni.
Tepat berada di samping rumah pohon adalah spot foto yang serba putih.
Dari pagar kayu yang dicat putih, jembatan putih, tempat duduk dari kayu yang berwarna putih.
Serta ada hiasan sangkar burung di kiri kanan tempat duduknya.
Sementara itu di sampingnya juga ada bingkai berwarna warni yang terbuat dari kayu dan berbagai ukuran.
Di sebelahnya spot foto yang dihiasi dengan payung warna warni.
Ditempat ini, pengunjung juga bisa menyewa hammock untuk bersantai saat di kampung terih.
Tidak jauh dari spot foto payung-payung, ada lagi spot foto yang dihiasi dengan topi fedora warna warni.
Baca juga: Martabak Legend di Pasar Kaget Cipta Karya Pekanbaru: Murah, Enak, dan Bikin Nostalgia
Sepanjang jalan di sekitar spot foto tidak terlepas dari pondok dan tempat duduk beserta meja kayu di tengah-tengahnya.
Dan pengunjung akan melihat tulisan-tulisan menarik sepanjang jalan, bahkan bisa foto dengan tulisan yang tertulis di papannya.
Berwisata Hutan Bakau dengan Boat
Kampung Terih yang dikelilingi dengan bakau ini, disulap oleh pengurusnya menjadi tempat yang cantik untuk berwisata atau sekedar berfoto.
Di hutan bakau, akan ada jembatan sepanjang 200 meter yang dari ujung ke ujungnya disertai tulisan yang menarik, hiasan topi, dan nama dari pohon bakaunya.
Suasananya teduh dan Anda bisa melihat bakau secara dekat.
Baca tanpa iklan