Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Mata Lokal Travel

Spot Unik Batu Datar di Bunguran Timur, Natuna, Kepri, Suguhkan Pemandangan Alam Menakjubkan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DESTINASI WISATA - Pengunjung tengah menikmati pemandangan dari destinasi wisata Batu Datar, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, yang tersaji indah, Senin (3/2/2025). Batu Datar bisa menjadi tempat wisata pilihan untuk menikmati momen liburan dengan tarif yang terjangkau.

Saat fajar, sinar mentari perlahan menyentuh lautan, menciptakan kilauan keemasan. 

Baca juga: Mitos Curug Caweni, Tempat Wisata Hidden Gem di Sukabumi, Jawa Barat yang Melegenda

Sementara itu, ketika senja, langit Natuna berubah jingga, menghadirkan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan.  

Batu Datar sering dijadikan tempat bersantai atau nongkrong di kala sore bagi warga sekitar.

Tempat wisata ini juga bisa dijadikan pilihan buat camping lantaran pemandangan di sekitarnya yang menawan.

DESTINASI WISATA - Pemandangan dari destinasi wisata Batu Datar, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, yang tersaji indah. (TRIBUNBATAM.id/Birri Fikrudin)

Untuk sampai ke tempat wisata Batu Datar, saat ini memang belum ada transportasi langsung menuju lokasi.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana santai di Batu Datar, bisa menggunakan transportasi pribadi ke lokasi ini, baik dengan roda dua atau roda empat.

Jaraknya tak jauh dari pusat kota di Ranai, hanya sekitar lima menitan. Aksesnya juga mudah.

Tak jauh dari jalan raya dengan melewati jalan tanah yang menanjak, wisatawan sudah sampai di lokasi perbukitan Batu Datar. 

Oh ya, untuk masuk ke tempat wisata ini juga masih gratis alias tak dipungut biaya. 

Baca juga: Buwun Mas Hill, Bukit Sabana yang Memesona di Lombok Barat NTB

Bagi wisatawan yang mau datang ke lokasi ini, disarankan membawa perbekalan makanan dan minuman dari luar. Sebab belum ada penjual makanan dan minuman di sini.

Namun, di balik pesonanya yang memukau, Batu Datar menyimpan ironi. 

Pasalnya tempat ini belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Fasilitas pendukung seperti akses jalan yang memadai, maupun fasilitas pendukung wisata lainnya belum tersedia. 

Selain itu, tampak sampah juga berserakan di sekitar lokasi ini.

Bahkan, kawasan ini belum dikelola secara resmi sebagai destinasi wisata.  

Halaman
123