Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Mata Lokal Travel

Masjid Ar-Ridwan di Lombok Barat, NTB: Melihat Asal Usul hingga Arsitektur Unik ala Tionghoa

Penulis: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi wisata religi ke masjid.

TRIBUNTRAVEL.COM - Liburan ke Lombok Barat, tak melulu harus mengunjungi pantai.

Kamu juga bisa wisata religi dengan mengunjungi Masjid Ar-Ridwan.

Masjid Ar-Ridwan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, adalah salah satu masjid dengan keunikan tersendiri, terutama dalam arsitektur dan sejarahnya yang kaya.

Baca juga: Liburan ke Pantai Panggang, Tempat Wisata Murah Meriah di Lombok Barat, NTB

Lokasinya berasa di Desa Pakuan, Narmada, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Masjid ini didirikan sebagai simbol harmonisasi antara budaya Islam dan Tionghoa yang tumbuh subur di Lombok. 

Masjid Ar-Ridwan yang terletak di Desa Pakuan, Narmada, Lombok Barat. (TribunLombok.com)

Masjid Ar-Ridwan dibangun pada tahun 2010 oleh pasangan suami istri keturunan Tionghoa, yaitu Ang Thian dan istrinya Tee Mai Fung. Setelah memeluk agama Islam atau mualaf berganti nama menjadi Muhammad Maliki dan Siti Maryam.

Baca juga: Healing ke Pantai Mangsit di Senggigi, Lombok Barat, NTB, Cek Harga Tiket Masuknya

Salah satu hal yang membuat Masjid Ar-Ridwan begitu istimewa adalah desain arsitekturnya yang kental dengan nuansa Tionghoa.

Masjid ini dicat dengan warna merah dan kuning, yang merupakan warna khas dari budaya Tionghoa.

Selain itu, masjid ini juga dilengkapi dengan elemen-elemen arsitektur Tionghoa yang membuatnya tampak berbeda dari masjid lainnya.

Kubah masjid yang megah terdiri dari tiga lapisan, yang mengandung filosofi mendalam mengenai perjalanan hidup manusia.

Baca juga: Pesona Pantai Kerandangan di Senggigi, Lombok Barat, NTB, Cocok untuk Healing Bareng Pasangan

Tiga lapis kubah ini melambangkan tiga alam yang pernah dialami oleh setiap insan, yaitu alam rahim, dunia, dan akhirat. 

Setiap sudut yang terdiri 23 sudut masing-masing bertuliskan nama-nama nabi dan malaikat, menambah keunikan dan keistimewaan masjid ini.
 
Di pintu masjid, terdapat tulisan dalam bahasa Mandarin yang artinya “Biarpun kita jauh,namun kita tetap dekat karena kita bersaudara sesama Muslim.”

Masjid Ar-Ridwan tidak hanya menarik dari segi arsitektur, tetapi juga menawarkan suasana yang tenang dan sejuk, karena lokasi masjid terletak di atas bukit.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Pantai Cemare di Lembar, Lombok Barat, NTB, Termasuk Tarif Sewa Kano

Untuk mencapai masjid, pengunjung harus melewati tangga batu yang berujung di depan halaman masjid. 

Keindahan alam sekitar menambah kesan damai dan menenangkan bagi setiap pengunjung yang datang.

Halaman
1234