Pengamatan Hutan Mangrove
Mangrove sendiri adalah jenis tanaman dikotil yang hidup di habitat air payau dan air laut, serta merupakan tanaman hasil dari kegiatan budidaya atau diambil dari alam.
Tanaman mangrove tidak dilindungi/dilarang untuk memanfaatkan bagian-bagian tanaman tersebut, misalnya dimanfaatkan untuk dijadikan bahan baku kosmetik/farmasi atau bahan tambahan tekstil.
Hutan Mangrove sendiri adalah salah satu metode formasi tumbuhan daerah litoral yang khas di pantai daerah tropis dan sub tropis yang terlindung, menjadi salah jenis hutan yang banyak ditemukan pada kawasan muara dengan struktur tanah rawa dan/atau padat.
Mangrove menjadi salah satu solusi yang sangat penting untuk mengatasi berbagai jenis masalah lingkungan terutama untuk mengatasi kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh rusaknya habitat untuk hewan.
Kerusakan ini tidak hanya berdampak untuk hewan tapi juga untuk manusia. Mangrove telah menjadi pelindung lingkungan yang sangat besar.
Baca juga: 5 Wahana Seru di Terminal Wisata Grafika Cikole, Lembang, Bandung Barat, Jabar, Cek Tiket Masuknya
Harga Tiket dan Fasilitas
Untuk harga tiket perorangan dikenakan biaya Rp 5.000, tersedia pula tempat parkir bagi para pengunjung dan akan dikenakan biaya Rp 3.000.
Disini juga tersedia ojek sebagi salah satu opsi para pengunjung untuk sampai ke Hutan Mangrove, dengan tarif Rp 10.000 sekali jalan.
(Tribunpriangan.com/Luun Aulia Lisaholith)(TribunTravel.com/mym)
Artikel ini telah tayang di Tribunpriangan.com dengan judul Destinasi Wisata di Pantai Batukaras Pangandaran, Sambil Belajar Menanam Pohon Mangrove
Baca tanpa iklan