TRIBUNTRAVEL.COM - Pernah nggak sih kamu memperhatikan bahwa pilot biasanya tampil rapi tanpa kumis atau janggut?
Nah, ternyata ada beberapa alasan menarik di balik penampilan mereka.
Menurut Reader's Digest, sebagian besar maskapai penerbangan tidak mengizinkan pilot memiliki jenggot disebabkan pada dua hal.
Pertama disebabkan oleh sejarah.
Baca juga: 7 Kota di Amerika Serikat yang Wajib Dikunjungi Penggemar True Crime dan Misteri
Dahulu, mayoritas pilot maskapai bergabung dengan maskapai komersial sebagai karier kedua, setelah pensiun sebagai pilot di Angkatan Laut, Angkatan Udara, atau Marinir AS.
Meskipun kini ada akademi penerbangan untuk melatih pilot komersial baru, sebagian besar maskapai penerbangan masih mengikuti kebijakan pakaian dan dandanan militer AS.
Hal tersebut berarti pilot harus berambut pendek dan tidak ada bulu di wajah.
Selain itu, di kalangan militer AS juga ada pengecualian terhadap kebijakan ini.
Misalnya, karena alasan agama atau penderita penyakit kulit yang diperburuk jika dilakukan pencukuran.
Sejumlah maskapai penerbangan di AS tidak mengizinkan awak kokpit memelihara jenggot atau kumis, seperti Delta, Southwest, United, American Airlines, dan JetBlue.
Kebanyakan maskapai penerbangan yang memberlakukan kebijakan larangan berjanggut pada awak kokpit juga menerapkan aturan sama kepada awak kabin.
Artinya, kamu mungkin tidak banyak melihat pramugari pria yang memiliki rambut di wajah.
Jika mereka memilikinya, kemungkinan besar potongannya sangat rapi dan dekat dengan kulit.
Lain halnya dengan maskapai penerbangan Hawaii dan Allegiant, pilotnya diizinkan untuk memelihara janggut pendek, dipangkas rata, dan tidak tambal sulam.
Perbedaan ini disebabkan oleh dibebaskannya maskapai penerbangan AS untuk menetapkan aturan sendiri tentang apakah pilot boleh memiliki janggut.
Baca tanpa iklan