Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Keripik Tempe Benguk

Keripik Tempe Benguk Oleh-oleh Favorit Khas Wonogiri, Pembeli Boleh Lihat Cara Buatnya

Penulis: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi keripik tempe benguk, oleh-oleh dari Wonogiri, Jawa Tengah yang enak dan gurih.

Lentho kacang Tholo, Wonogiri isi 6, identik Wonogiri.

Lebih lanjut, Rohayati menjelaskan proses pembuatan keripik tempe benguk.

Keripik Tempe Benguk Khas Wonogiri. (Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Tahap pertama yang dilakukan adalah merebus benguk mentah hingga kulitnya mengelupas.

Setelahnya, benguk diiris tipis-tipis. Satu biji benguk harus menghasilkan 8-9 lembaran benguk yang tipis, memang perlu tenaga yang ahli untuk melakukannya.

"Kemudian direbus lagi, dicuci dan direndam selama dua hari. Dicuci lagi kemudian direbus baru ditiriskan hingga kering," jelasnya.

Tak sampai disitu, benguk kemudian diberi ragi untuk dibuat tempe.

Perlu dua malam agar benguk menjadi tempe siap goreng.

Barulah ketika menjadi tempe, benguk kemudian digoreng menggunakan tepung basah yang sudah diberi bumbu rahasia.

Setelah matang, barulah keripik tempe benguk bisa disantap.

Menawarkan sensasi berbeda dari keripik tempe kedelai membuat keripik tempe benguk banyak diburu orang-orang.

Selain itu, renyah dan gurihnya keripik tempe benguk juga bakal membuat banyak orang ketagihan. Kuliner ini sangat cocok untuk dijadikan buah tangan.

"Saya pemasaran di wilayah Wonogiri saja, di pasar saya jual ke toko oleh-oleh. Ada juga reseller yang ambil ke rumah," ujar Rohayati.

Memang mudah sekali mendapatkan keripik tempe benguk di Wonogiri.

Bahkan pembeli juga bisa membeli dengan datang langsung ke rumah produksi, malah bisa melihat langsung proses pembuatannya.

Rohayati mengaku membuat keripik tempe benguk setiap hari. Dalam satu hari, sebanyak 250 pak bisa dihasilkan dari rumah produksinya. Satu pak berisi 18-20 tempe.

Halaman
1234