TRIBUNTRAVEL.COM - Mungkin kamu sudah sering mendengar soal bunga edelweiss.
Edelweiss dikenal sebagai bunga abadi karena bisa bertahan sampai 10 tahun.
Bunga edelweiss yang langka ini sudah menjadi tanaman dilindungi.
Sehingga tak semua orang bisa mengambil bunga edelweiss.
Baca juga: 3 Tempat Wisata Hits di Pasuruan, Lengkap dengan Info Harga Tiket Masuk dan Jam Bukanya
Agar tak musnah, maka tanaman bunga edelweiss perlu dibudidayakan.
Ada desa wisata yang menjadi lokasi budidaya bunga edelweiss.
Desa Wisata Edelweiss Wonokitri bisa menjadi pilihan destinasi wisata bagi kamu yang berkunjung ke Bromo atau sekadar melintasi Tosari.
Tepatnya, Desa Wisata Edelweiss Wonokitri masuk wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Desa Wisata Edelweiss Wonokitri dikelola Kelompok Tani (Poktan) Hulun Hyang yang diketuai oleh Teguh Wibowo.
Tanaman edelweiss yang dikembangkan di lokasi ini ada tiga jenis, yaitu Anaphalus javanica, Viscide dan Longifolia.
"Awal ketika kami ingin fokus ke budidaya edelweiss juga sempat dicemooh. Namun setelah berkembang, mulai mendapat apresiasi masyarakat. Ini sebagai upaya menjaga budaya dan budidaya," kata Teguh kepada SURYAMALANG.com beberapa waktu lalu.
Tanaman edelweiss lama sekali masa panennya.
Paling cepat panen antara 8-12 bulan.
Sehingga bunga edelweiss di sini bisa ditemui antara bulan Mei-Juni.
Tak hanya sebagai tempat budidaya bunga edelweiss yang langka, Desa Wisata Edelweiss Wonokitri juga menjadi tujuan tamasya.
Baca tanpa iklan