Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Mantan Penjahit di Klaten Jual Serabi, Dulu Bikin Pelanggan Mengeluh, Kini Tuai Hasil Manisnya

Penulis: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi serabi. Di Klaten, terdapat sebuah usaha kuliner serabi yang telah buka sejak lebih dari 20 tahun yang lalu.

Di awal, ia membuat serabi dengan kuah santan.

Namun kurang diminati, sehingga ia hanya menjual serabi kering tanpa kuah.

Bahan baku membuat serabi, dipaparkan Tatmi dari tepung beras, santan, dan garam.

Bahan tersebut lalu dicampurkan dengan air panas, diaduk hingga siap menjadi adonan serabi.

Tempat memasak serabi masih memggunakan gerabah dan kayu bakar.

Ilustrasi serabi. (Flickr/Herman Saksono)

Cara tersebut masih ia pertahankan sampai saat ini.

Diawal Tatmi berjualan, ia bisa menghabiskan adonan sebanyak 10 kilogram per hari.

Namun saat ini ia hanya membuat 5 sampai 7 kilogram adonan per hari.

"Kadang nambah, nggak pasti. Nonton pembeli," ujar Tatmi.

Baca juga: 12 Tempat Wisata Hits di Solo Raya: dari Karanganyar, Wonogiri, Sukoharjo, hingga Klaten

Tempat Makan Siang Enak di Klaten

Selain membeli serabi buat oleh-oleh, kamu juga bisa mampir ke tempat makan siang enak di Klaten.

Ada berbagai tempat makan siang enak di Klaten yang sayang dilewatkan.

Berikut ini rekomendasi sejumlah tempat makan siang enak di Klaten.

1. Mie Ayam Ceker Pak Min

Lagi nggak pingin makan siang nasi?

Halaman
1234