Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Viral Bocah SD Tulis Surat untuk Polisi Minta Ditemani Ambil Rapor, Ada Alasan Pilu

Editor: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi murid Sekolah Dasar (SD) pakai sragam merah putih.

TRIBUNTRAVEL.COM - Momen pembagian hasil nilai ujian akhir atau rapor di sekolah memang cukup mendebarkan.

Bukan hanya bagi wali murid saja, tapi juga untuk para siswa lantaran tak sabar melihat hasil ujiannya.

Baca juga: Waspada Kasus Pencabulan di Kota Bekasi, 5 Bocah Laki-laki Jadi Korban, Diajak ke Kamar Mandi

Namun, ada momen pilu di balik pembagian rapor yang dialami oleh bocah SD dari Bandung, Jawa Barat.

Ilham, seorang bocah SD di Bandung, Jawa Barat mengirimkan surat kepada polisi untuk meminta menemani mengambil rapor. Usut punya usut ternyata Ilham sudah ditinggal meninggal oleh ayahnya sejak dia masih bayi. (Instagram)

Seorang bocah SD memberanikan diri mengirim surat kepada polisi yang isinya meminta polisi untuk ditemani saat pengambilan rapor di sekolah.

Ternyata ada alasan pilu kenapa bocah SD itu mengirim surat untuk polisi.

Baca juga: Perjuangan Bocah 11 Tahun yang Jadi Tulang Punggung Keluarga, Hidupi 3 Adik yang Masih Balita

Begini kronologinya.

Bocah SD di Bandung yang diketahui bernama Ilham Ramadhan (8) menulis surat kepada polisi untuk ditemani ambil rapor di sekolah.

Melalui surat itu, Ilham meminta bantuan polisi untuk ditemani mengambil rapor di sekolahnya, SDN Cikuya 1, Desa Bandasari, Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Surat itu Ilham tulis di selembar kerta buku tulis.

"Surat buat pak polisi

Bapak Polisi

Aku mau di temani

pada waktu aku dibagi raport

dari

Ilham Ramdahan

Halaman
123