TRIBUNTRAVEL.COM - Maskapai penerbangan berbiaya rendah menjadi pilihan terbaik untuk kamu yang mau liburan hemat.
Dari sekian banyak maskapai penerbangan berbiaya rendah yang ada di dunia, ada beberapa yang terbaik.
Baca juga: Viral Penumpang Wanita Debat dengan Pramugari, Diduga Tak Patuhi Aturan Penerbangan
Baca juga: Video Viral, Pengantin Rayakan Pesta Pernikahan di Pesawat gegara Penerbangan Delay
AirlineRatings.com telah melakukan beberapa analisis terhadap maskapai penerbangan bertarif rendah terbaik di dunia.
Platform ini telah mengevaluasi 12 kriteria, termasuk ulasan penumpang, penawaran produk, peringkat keselamatan dan insiden, serta usia armada operator, memberikan skor tujuh kepada setiap maskapai penerbangan, dan hasilnya telah ditetapkan.
Baca juga: Viral Pilot Melamar Kekasihnya yang Seorang Pramugari di Tengah Penerbangan
Baca juga: 3 Maskapai Layani Penerbangan Batam-Jakarta, Cek Tiket Pesawat Murah yang Ditawarkan
Dilansir dari timeout berikut ini ada 25 maskapai penerbangan berbiaya rendah terbaik versi AirlineRatings.com.
Perlu dicatat, daftar ini berdasarkan urutan abjad.
Baca juga: Video Viral Penumpang Pesawat Ketahuan Mengisap Rokok Elektrik di Tengah Penerbangan
1. AirAsia Group
2. Air Baltic
3. Air Canada Rouge
4. Cebu Pacific
5. easyJet
6. Eurowings
7. FlyDubai
8. FlyNAS
9. GOL
10. Jetblue
11. Jet2
12. Jetstar Group
13. Jeju Air
14. Norwegian
15. Peach
16. Ryanair
17. Scoot
18. Spicejet
19. Suncountry
20. Southwest
21. Transavia
22. Vietjet
23. Volotea
24. Vueling
25. WizzAir
Berbicara tentang penerbangan, ada beberapa fakta unik yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya.
1. Penumpang kehilangan lebih dari sepertiga selera mereka selama penerbangan
Ada alasan sebenarnya mengapa makanan di pesawat terkadang terasa relatif hambar.
Saat pesawat terbang di ketinggian, udara menjadi sangat kering dan tekanan udara turun.
Hal ini memaksa indra penciuman penumpang menurun, yang secara langsung memengaruhi cara mereka menilai rasa.
2. Pilot dan kopilot biasanya makan makanan berbeda
Meskipun tidak ada aturan resmi, pilot dan kopilot umumnya makan makanan terpisah dan disiapkan secara berbeda.
Hal ini untuk menghindari risiko keracunan makanan atau penyakit lain yang dapat mempengaruhi kemampuan pilot atau kopilot dalam menerbangkan pesawat dengan baik.
3. Pesawat bisa terbang hanya dengan satu mesin
Kebanyakan pesawat dirancang memiliki kemampuan terbang hanya dengan satu mesin.
Namun, hal ini biasanya mengacu pada pertengahan penerbangan dan pendaratan, karena mencapai daya dorong maksimum untuk lepas landas hanya dengan satu mesin yang beroperasi akan sangat menantang.
4. Pesawat juga bisa mendarat tanpa mesin yang beroperasi
Selain sebagian besar pesawat dapat beroperasi hanya dengan satu mesin, mereka juga dapat menggunakan strukturnya untuk beroperasi sebagai pesawat layang jika semua mesin mati.
Artinya, pesawat yang mengalami beberapa kali kegagalan mesin saat terbang di ketinggian akan memiliki waktu terbang 20–30 menit untuk turun.
5. Pesawat terbang bisa tersambar petir
Pesawat hampir sering tersambar petir.
Diperkirakan petir menyambar sebuah pesawat setiap 3.000 jam terbang atau lebih.
Namun, belum pernah terjadi kecelakaan pesawat akibat sambaran petir sejak tahun 1967.
Hal ini karena pesawat modern mempunyai kemampuan untuk membiarkan muatan listrik petir mengalir langsung melalui pesawat dan keluar dari sisi lain.
Rekayasa yang cermat ini biasanya mencegah kerusakan pada pesawat.
6. Kabin diredupkan saat mendarat untuk tindakan darurat
Banyak orang yang percaya bahwa meredupkan kabin hanya untuk membantu suasana menjelang pendaratan.
Namun jika di luar gelap, pramugari akan meredupkan lampu kabin agar mata penumpang dapat menyesuaikan diri dengan kegelapan.
Kemudian, jika terjadi keadaan darurat, penumpang dapat melihat lebih baik dalam kegelapan.
7. Asbak masih terdapat di toilet pesawat
Kebanyakan penumpang menggunakan toilet di pesawat tanpa menyadari bahwa asbak masih terpasang.
Hal ini menarik karena FAA telah melarang merokok di dalam pesawat sejak tahun 2000.
Namun, produsen menyertakan asbak karena, jika seseorang akhirnya merokok di toilet, penumpang akan mempunyai tempat untuk meletakkan rokok tersebut sehingga tidak akan menyebabkan kerusakan parah.
Ambar/TribunTravel
Baca tanpa iklan