Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Viral Seorang Wanita Terkejut Bukan Main Usai Ular Boa Putih Besar Keluar dari Toiletnya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi toilet. Seorang wanita Moskow baru-baru ini mendapat kejutan dalam lantaran melihat seekor ular Boa putih besar muncul dari toiletnya.

Para ilmuwan memberi spesies anaconda baru itu nama Latin yakni Eunectes akayima.

"Kata akayima berasal dari beberapa bahasa asli Amerika Selatan bagian utara dan berarti ular besar," tutur Vonk.

Vonk juga terekam berenang bersama anaconda hijau utara, menunjukkan betapa besarnya ular tersebut.

"Kau dapat melihat di video anaconda terbesar yang pernah saya lihat, setebal ban mobil, panjang 8 meter dan berat lebih dari 200 kg dengan kepala sebesar kepala saya," ucap Vonk.

Penulis utama studi tersebut, Jesus Rivas, mencatat bahwa dia menyadari lebih dari 15 tahun yang lalu bahwa ada lebih dari satu spesies anaconda hijau.

Dia dan istrinya, Sarah Corey-Rivas, telah menganalisis sampel untuk mengetahui perbedaan genetik sejak saat itu, namun butuh waktu hingga sekarang untuk mempublikasikan temuan mereka.

"Sarah dan saya mulai mengerjakan ini pada tahun 2007 ketika kami pertama kali menyadari ada perbedaan genetik yang besar antara sampel Venezuela dan beberapa sampel dari Peru," ucap Rivas.

"Kemudian kami memulai proses pengumpulan sampel dan kolaborator di seluruh Amerika Selatan dan sekitarnya untuk menyelesaikan mosaik sampel yang memungkinkan kami melakukan penelitian ini," terangnya.

Para ilmuwan juga menyoroti masalah perubahan iklim dan dampaknya terhadap ekosistem Amazon dan mengapa hal itu dapat menimbulkan ancaman bagi anakonda hijau utara.

Dampak perubahan iklim yang berkepanjangan di seluruh dunia telah didokumentasikan dengan baik selama beberapa waktu.

Akan tetapi Vonk memberikan perhatian khusus pada bagaimana kenaikan suhu dan penggundulan hutan dapat berdampak pada penghuni hutan hujan.

"Wilayah Amazon berada di bawah tekanan berat akibat perubahan iklim dan deforestasi yang terus berlanjut," ungkap Vonk.

"Lebih dari seperlima wilayah Amazon telah hilang, yang berarti lebih dari 30 kali luas wilayah Belanda. Kelangsungan hidup ular raksasa ikonik ini terkait erat dengan perlindungan habitat aslinya," jelasnya.

Vonk menambahkan bahwa karena anaconda hijau utara memiliki jangkauan yang lebih kecil dibandingkan ular serupa di wilayah selatan, maka ia jauh lebih rentan terhadap dampak perubahan iklim.

Namun, penemuan ini tentu saja menarik bagi para ahli biologi serta menimbulkan pertanyaan tentang berapa banyak spesies anaconda lain yang masih menunggu untuk ditemukan.

Rivas pun mengungkap bahwa dirinya telah mempelajari anaconda selama 32 tahun.

Dengan adanya penemuan baru tersebut, tentu menimbulkan pertanyaan tentang berapa banyak spesies lain yang tidak diketahui.

Baca juga: Viral Penumpang Wanita Debat dengan Pramugari, Diduga Tak Patuhi Aturan Penerbangan

(TribunTravel.com/mym)

Untuk membaca artikel terkait berita viral, kunjungi laman ini.