Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

5 Kecelakaan Bus Terburuk di Indonesia, Tragedi Paiton 2003 hingga SMK Lingga Kencana Depok

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kecelakaan maut Bus SMK Depok di Subang

Ahmad menjelaskan, korban luka ringan dilarikan ke puskesmas yang terdekat dari TKP.

Sedangkan, korban luka berat dirawat di tiga rumah sakit, yaitu RS PTPN VII, RS Hamori, dan RSUD Subang.

Terpisah, Kadinkes Kabupaten Subang, Maxi menyebut jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan bus tersebut bertambah menjadi 11 orang.  

2. Bus Masuk Jurang di Sumsel 35 Tewas

Proses evakuasi para korban kecelakaan bus Sriwijaya yang jatuh ke jurang ketika melintas di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Tengah , kota Pagaralam, Sumatera Selatan. (HANDOUT/SAR PALEMBANG)

Baca juga: 4 Kisah Pilu Kecelakaan Maut di Tol Jakarta-Cikampek, Kakak Beradik Tewas

Kecelakaan bus Sriwijaya terjadi di Pagaralam, Sumatera Selatan, Senin (23/12/2019) malam.

Saat itu bus berangkat dari Bengkulu menuju Palembang.

Akibat kecelakaan itu sebanyak 35 penumpangnya tewas dari total 50 penumpang.

Bus terguling ke dalam jurang dan masuk sungai.

Penyebab kecelakaan karena rem blong.

Proses evakuasi korban pun memakan waktu selama dua hari lantaran kondisi sungai Lematang yang deras.

Pemilik bus dijadikan tersangka dalam kasus itu.

3. Kecelakaan Bus di Sumedang 30 Orang Tewas

Satu bus pariwisata mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Wado-Malangbong, Dusun Cilangkap RT 01/06, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3/2021) malam.

Bus pariwisata Sri Padma Kencana dengan nomor polisi T 7591 TB itu  mengangkut 65 penumpang.

Akibat kecelakaan itu 30 orang penumpang bus meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka.

Halaman
1234