Iqbal merupakan peserta mudik gratis sepeda motor yang digelar oleh Kementerian Perhubungan.
Baca juga: Viral Monyet di Lopburi Thailand Jadi Buronan Polisi, Hadiah Rp 200 Ribu jika Berhasil Menangkap
Pria asal Cengkareng ini mengaku hendak mudik ke Purwodadi, Semarang.
“Berangkat sama abang gue, kita satu motor,” jelasnya.
Diketahui, Kementerian Perhubungan menggelar mudik gratis sepeda motor menggunakan Kapal KM Dobonsolo.
Pemudik berangkat dari Pelabuhan Tanjung Nusantara Tanjung Priok menuju Pelabuhan Emas, Semarang.
Baca juga: Viral Kabar E-Toll Kedaluwarsa Jika Terlalu Lama Berhenti di Rest Area, Begini Tanggapan Jasa Marga
Sementara itu, tengah viral di media sosial protes penumpang yang ikut mudik gratis.
Si penumpang protes diminta patungan isi e-Toll bus yang mengangkutnya.
Penyelenggara mudik gratis pun angkat bicara.
Sementara warganet pun telanjur ramai berkomentar.
Memang banyak perusahaan dan instansi yang menyelenggarakan acara mudik gratis agar bisa mengantar para pemudik merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah di kampung halaman.
Namun ada cerita menarik yang disampaikan seorang peserta mudik gratis yang diselenggarakan oleh sebuah jaringan minimarket.
Penumpang tersebut mengeluhkan, kru bus yang ditumpanginya, yang menurutnya adalah bus pariwisata Blue Star, meminta para penumpang bus saweran untuk membeli kartu e-Toll.
Akibatnya, bus tidak bisa melanjutkan perjalanan sepenuhnya via jalan tol Trans Jawa dan harus keluar masuk jalan tol karena saldo e-Toll yang digunakan tidak mencukupi.
Cerita ini dibagikan oleh akun Berbias Cahaya Pagi.
"Parah...mudik gratis Alfamart berangkat dari TMII bus 2 tujuan solo,kru bus minta iuran buat beli saldo e tol...terkumpul 210 rb,akhirnya keluar tol Pejagan kan karena ga cukup...selepas kali kangkung minta lagi iuran 5 RB per orang...bus bluestar no 2 tujuan solo," tulisnya di grup Info Mudik Gratis 2024 di Facebook, melansir dari Tribunnews.
Baca tanpa iklan