Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Liburan ke Jepang

6 Surga Tersembunyi di Tokyo Jepang, Penggemar Doraemon Jangan Lupa Jelajahi Noborito

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Noborito, satu surga tersembunyi di Tokyo Jepang.

Lanjutkan perjalanan tenang dengan mengunjungi Kuil Jiyūgaoka Kumano-jinja, yang memiliki sejarah lebih dari 800 tahun.

Kamu juga akan menemukan banyak kesempatan untuk memanjakan jiwa shopaholic – berbelanja beragam peralatan rumah tangga, furnitur, fesyen, dan barang-barang lain yang kamu tidak pernah tahu bahwa kamu membutuhkannya di berbagai pilihan toko di distrik ini.

Pastikan untuk mengunjungi beberapa toko zakka (barang lain-lain) seperti Dulton , Today's Special , dan Koe House untuk menemukan barang-barang unik.

5. Noborito

Noborito, satu surga tersembunyi di Tokyo Jepang. (Flickr/chinnian)

Yang ini sangat menarik bagi penggemar Doraemon.

Begitu tiba di stasiun, pasti menyadari bahwa seluruh desain stasiun merupakan penghormatan kepada robot kucing.

Mengapa kamu bertanya?

Itu karena stasiun ini kebetulan paling dekat dengan Museum Fujiko F. Fujio , sebuah museum yang dikhususkan untuk pencipta Doraemon sendiri.

Benamkan diri dalam eksplorasi yang lebih artistik di Japan Open-air Folk House Museum, yang terletak di pinggiran Kota Kawasaki.

Ada banyak atraksi yang menanti di sini, mulai dari 25 bangunan yang dilestarikan dengan cermat sejak Zaman Edo hingga lokakarya hari Minggu di mana kamu dapat mempelajari kerajinan tangan seperti pewarnaan nila, pembuatan kerajinan jerami dan bambu.

Koleksi bangunan yang dilestarikan menawarkan sekilas sejarah yang menarik, menampilkan rumah pertanian tradisional, tempat tinggal samurai, rumah pedagang, tempat tinggal pos kota, rumah desa nelayan, kuil, dan bahkan panggung kabuki.

6. Jimbocho

Jimbocho, satu surga tersembunyi di Tokyo Jepang. (Flickr/nakashi)

Jimbōchō adalah surga bagi penggemar buku, yang memiliki banyak koleksi toko buku bekas dan perusahaan penerbitan bersejarah.

Jalanan yang luas dihiasi dengan toko-toko buku yang menawarkan cetakan-cetakan kuno yang menawan, buku-buku vintage dengan kisah masa lalu, dan poster-poster yang dicetak dengan balok kayu.

Yang membedakan distrik ini adalah keberagamannya – kamu tidak hanya dapat menjelajahi buku-buku Jepang tetapi juga buku berbahasa Inggris, kalender kuno, dan bahkan buku komik DC dan Marvel yang langka.

Toko-toko kertas juga tersebar di seluruh area ini, dan sesekali perhatikan pameran buku yang menampilkan buku-buku antik yang unik.

Selain itu, jangan lupa untuk bermanuver melalui gang-gang kecil di sekitar area tersebut.

Di sana, kemungkinan besar akan menemukan toko-toko kecil kuno yang menjual barang-barang aneh dan pernak-pernik, cocok untuk berburu harta karun.

Dan jika lapar, jangan khawatir karena distrik ini juga terkenal dengan kafe buku yang indah untuk kamu minum kopi dan buku untuk menghabiskan waktu, serta restoran tradisional yang menyajikan makanan lezat.

Bagi pecinta kopi, pastikan untuk mengunjungi Glitch Coffee & Roaster dan Kanda Brazil.

Jika ingin menikmati hidangan tempura dengan harga terjangkau, bersantaplah di Kanda Tempura Hachimaki, atau untuk pengalaman bersantap unik, pergilah ke Sabouru.

Ambar/TribunTravel