Rainbow Sewerage Museum menggali prestasi teknik yang diperlukan untuk membuang kotoran dari kota metropolitan terpadat di dunia – termasuk pameran interaktif.
Bagi para kolektor dan penggemar koin, kunjungilah Museum Mata Uang Bank of Japan , yang juga gratis.
Atau kunjungi Museum Periklanan Tokyo, tempat tampilan montase iklan lama menerangi sejarah visual perdagangan di Jepang selama sekitar satu abad terakhir.
6. Roppongi
Lingkungan kehidupan malam yang terkenal ini juga menarik untuk dijelajahi di siang hari.
Ada banyak karya seni publik yang tersebar di sekitar kompleks komersial mewah Roppongi Hills dan Tokyo Midtown, serta arsitektur kontemporer yang memukau di National Art Center Tokyo.
Menara Tokyo – simbol kota metropolitan modern bergaya Eiffel – berada di dekatnya; ada biaya masuk, tetapi berjalan-jalan gratis di sekitar pangkalan memberikan kesan nyata akan statusnya yang mengesankan.
7. Pasar Tsukiji
Pasar Tsukiji memiliki banyak kios yang menjual produk kuliner seperti aonori kering (rumput laut yang dapat dimakan), acar, tikar bambu, pisau dapur, dan masih banyak lagi.
Datanglah lebih awal untuk mendapatkan sarapan (dengan harga tertentu) dari penjual makanan dan menikmati suasana tua Tokyo.
8. Gunung Takao
Jauh di barat pinggiran kota Tokyo terdapat Gunung Takao, puncak setinggi 599m (1.965 kaki) yang di atasnya terdapat area observasi, taman bir , dan kuil Buddha.
Terdapat beberapa jalur jalan kaki menuju puncak, semuanya dapat dikelola dengan tingkat kebugaran sedang.
Ambar/TribunTravel
Baca tanpa iklan