Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Viral Wanita Korban Banjir di Lampung Menangis saat Ketahui Ijazah dan Laptopnya Terendam Air

Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi laptop. Seorang wanita hanya bisa menangis pasrah saat banjir merendam laptop dan ijazah miliknya.

Melihat laptopnya ikut terendam, perempuan itupun kembali histeris.

Hingga artikel ini ditulis, Senin (26/2/2024), video tersebut telah dilihat sebanyak 75,4 ribu kali.

Diketahui banjir terjadi di Kota Bandar Lampung terutama enam kecamatan dengan kondisi terparah.

Baca juga: Pernikahan Viral Bikin Tamu Harus Naik Sampan untuk Ketemu Mempelai, Banjir Tak Jadi Halangan

Banjir tersebut terjadi pada Sabtu (24/2/2024) sore setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Bandar Lampung sekitar tiga jam,

Berdasarkan data inventarisir Polda Lampung, lokasi banjir terparah terjadi di enam kecamatan yakni Kecamatan Kedaton, Rajabasa, Way Halim, Sukabumi, Kedamaian, dan Teluk Betung.

Puluhan perumahan dan permukiman warga di kecamatan-kecamatan itu terendam banjir dengan ketinggian mencapai 200 sentimeter.

Di beberapa titik banjir seperti di Kelurahan Nunyai, Kecamatan Rajabasa arus air cukup deras dan membahayakan.

Ilustrasi banjir. Seorang wanita hanya bisa menangis pasrah saat banjir merendam laptop dan ijazah miliknya. (Unsplash/Matt Hardy)

Sedangkan di Kecamatan Way Halim, area parkir RS Urip Sumoharjo terendam banjir dengan ketinggian mencapai 150 sentimeter.

Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika mengatakan pihaknya menerjunkan ratusan personel Brimob dan Sabhara untuk kegiatan tanggap bencana.

"Kita bekerja sama dengan instansi lain seperti SAR, TNI, dan relawan.

Kita fokuskan evakuasi korban," kata Helmy, dikutip dari Kompas.com, Minggu (25/2/2024).

Baca juga: Viral Warteg di Bandung Tetap Jualan Meski Terendam Banjir, Pembeli Makan dengan Santai

Baca juga: Viral Ketua RT Nyebur Gorong-gorong Bersihkan Sampah yang Bikin Banjir, Begini Kronologinya

Kepolisian juga melakukan monitoring dan deteksi kerugian materiil serta adanya korban jiwa akibat banjir.

Patroli di kawasan dan perumahan yang ditinggalkan warga juga dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang mengungsi.

"Evakuasi dan pemulihan menjadi prioritas utama kami untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat yang terdampak oleh bencana ini," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribuntrends.com dengan judul Tangis Histeris Wanita Dapati Ijazah dan Laptop Terendam Banjir, Hanya Bisa Pasrah: Ya Allah.