Terkadang grafik ini bisa membingungkan.
Kadang-kadang bahkan mungkin ada lebih dari satu informasi yang berbeda.
Kamu ungkin kesulitan menemukan grafik yang tepat, atau bahkan menemukan stasiun pada grafik yang benar jika tidak ada transliterasi bahasa Inggris.
Jika ya, tunjukkan tujuan kamu kepada staf stasiun dan tanyakan 'ee-koo-ra?' ('Berapa harganya?').
Staf juga dapat dipanggil dengan menekan tombol 'Panggil' (biasanya) berwarna merah yang terletak di setiap mesin penjual tiket.
5 . Saat memasuki stasiun, ingatlah untuk mengeluarkan tiket setelah melewati gawang tiket jika menggunakan tiket kertas.
Saat keluar, masukkan tiket ke gawang tiket dan lewati.
Tiket kertas tidak keluar kembali saat kamu keluar dari gawang tiket.
Untuk tiket yang dapat diisi ulang, cukup sentuhkan kartu ke gawang saat masuk dan keluar.
6. Catat dengan cermat di mana kamu menyimpan tiket.
Jangan sampai hilang.
Kamu tidak hanya memerlukannya saat keluar dari stasiun tujuan, namun penjaga mungkin ingin mengeceknya, terutama jika berada di kursi yang telah direservasi.
7 . Hitung jumlah stasiun tempat kamu akan berhenti sebelum mencapai tujuan, terutama saat bepergian dengan kereta lokal, dan hitunglah dengan cermat.
Menuliskannya lalu mencoretnya adalah yang terbaik.
Banyak peron stasiun di Jepang yang jarang diberi tanda, sebagian besar kereta lokal tidak memiliki tampilan elektronik di gerbongnya, dan pengumuman di stasiun sering kali terlalu singkat dan tidak jelas untuk ditangkap.
Baca tanpa iklan