Sementara itu, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan mengirim tim teknis ke lokasi kejadian.
"Guna menindaklanjuti dan mengevakuasi korban dari insiden ini, DJKA telah mengirimkan tim teknis untuk mengamankan lokasi kejadian," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal saat dihubungi Tribunnews, Jumat.
Risal mengatakan, lokasi insiden yang melibatkan KA Turangga dengan KA Commuterline Bandung Raya ini berada sekitar 800 meter sebelum sinyal masuk Stasiun Cicalengka.
"Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan turut prihatin dan berduka cita atas korban terdampak akibat insiden di Kecamatan Cikuya, Cicalengka, Bandung," terangnya.
Sebagai informasi, Tabrakan dua kereta terjadi di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024) pagi ini.
Video tabrakan dua kereta itu beredar luas di media sosial dan pesan WhatsApp. Disebut-sebut kereta yang mengalami tabrakan adalah kereta lokal Commuter Line Bandung Raya dengan KA Turangga.
Kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di Babakan DKA Cicalengka, sekitar 400 meter dari Stasiun Cicalengka.
Dalam video yang beredar, nampak kereta dalam posisi berhenti. Sebagian gerbong kereta dalam kondisi bergeser bahkan hingga terbalik.
Sejumlah penumpang nampang berjalan menjauh kereta api yang sudah terbalik. Bahkan sejumlah gerbong nampak rusak berat.
Para penumpang nampak berjalan menyusuri sawah yang berada di samping rel kereta, tak sedikit yang berjalan sambil membawa koper dan sejumlah barang lainnya.
Baca juga: Cara Pesan Makanan di Kereta Api, Bisa Secara Online via Aplikasi KAI Access
(TribunTravel.com/mym)
Untuk membaca artikel terkait berita viral, kunjungi laman ini.
Baca tanpa iklan