Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Invasi Babi Super Bikin Negara Ini Panik Sebab Ancaman yang Timbul Begitu Menakutkan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi babi super. Negara-negara bagian di Amerika Utara sedang bersiap menghadapi invasi 'babi super'.

Meskipun babi diperkenalkan di Amerika Utara pada tahun 1500-an, masalah babi super di Kanada dimulai pada tahun 1980-an, ketika negara tersebut mulai mendorong para petani untuk beternak babi hutan.

Baca juga: Pelayan Robot di Restoran China Mendadak Viral, Lebih Nyata dari yang Terlihat

Namun, ketika pasar ambruk pada tahun 2001, banyak dari para peternak ini langsung membuka pagar mereka dan melepaskan babi-babi itu ke alam liar karena frustrasi.

Sayangnya, beberapa spesimen tersebut merupakan hasil persilangan antara babi hutan dan babi peliharaan.

Mereka menggabungkan kualitas terbaik dari kedua spesies, menjadikan ancaman yang lebih besar.

Misal ukurannya yang besar bisa mencapai 300kg, memungkinkan mereka bertahan hidup pada suhu serendah minus 50 derajat Celcius.

Ilustrasi babi super. Negara-negara bagian di Amerika Utara sedang bersiap menghadapi invasi 'babi super'. (Flickr/agriflanders)

"Semua ahli mengatakan pada saat itu: ‘Baiklah, jangan khawatir. Jika seekor babi hutan melarikan diri dari sebuah peternakan, tidak mungkin mereka bisa bertahan hidup di musim dingin di Kanada Barat. Itu hanya akan mati kedinginan,'" kata Profesor Ryan Brook.

"Yah, ternyata menjadi besar adalah keuntungan besar untuk bertahan hidup dalam cuaca dingin," imbuhhnya.

Baca juga: Video Viral di TikTok, Mobil Tertusuk Besi Tembus Kaca Belakang, Mirip Adegan Film Final Destination

Rupanya, babi super menggunakan gadingnya untuk menggali hingga 2 meter di bawah salju untuk membuat gua salju yang nyaman dan mengisolasinya dengan cattails.

"Faktanya, suhu di dalamnya sangat hangat sehingga salah satu cara yang kami gunakan untuk menemukan babi-babi ini adalah dengan terbang terlebih dahulu di pagi hari saat cuaca sangat dingin, lebih dingin dari -30, dan akan melihat uap keluar dari atasnya, dari salju," kata Brook.

Babi super tidak hanya sangat tahan terhadap suhu eksterm, tetapi juga cukup cerdas untuk menghindari pemburu manusia.

Perburuan sebenarnya membuat pengendalian hewan liar menjadi jauh lebih sulit.

Sebab membuat mereka aktif di malam hari, hanya keluar ketika ancaman tembakan jauh lebih rendah.

“Mereka luar biasa cerdas,” kata Ryan Brook.

“Mereka sangat sulit ditangkap, dan juga ketika ada tekanan pada mereka, terutama jika orang mulai memburu mereka, mereka hampir sepenuhnya aktif di malam hari, dan mereka menjadi sangat sulit ditangkap, bersembunyi di hutan lebat, dan menghilang di lahan basah dan bisa jadi sangat sulit ditemukan," paparnya.

Babi super juga berkembang biak dengan sangat cepat.

Halaman
123