Hakan menjalani prosedur yang menyakitkan dan bahkan membayar biaya Rp 540 ribu yang diminta oleh Cemal.
Dia kemudian berangkat ke apotek dengan resep yang ditandatangani oleh Cemal.
Hakan pertama kali mulai curiga bahwa dia telah melakukan kesalahan besar dengan mempercayai Cemal ketika apoteker mencoba menagih resepnya.
Asuransi kesehatan wajibnya seharusnya menanggung biayanya, dan apoteker setuju, hanya saja resepnya belum dicap oleh dokter, jadi tidak sah.
Pria tersebut lalu datang kembali ke klinik gigi, dan dunianya hancur.
Dokter di sana, seorang pria bernama Ibrahim Levent, tidak tahu siapa dia.
Baca juga: Viral Seorang Pria Dibuat Terkejut usai Toiletnya Tiba-tiba Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
Ketika Hakan memberitahunya bahwa dia telah dioperasi oleh Cemal, pria itu tampak bingung.
"Cemal adalah pembersih saya, dia datang dan membersihkan di malam hari," kata dokter gigi kepada Hakan.
Dokumen pengadilan menyebutkan bahwa Hakan akhirnya dirawat di ruang gawat darurat karena tidak dapat menahan rasa sakit lagi.
Wajahnya membengkak dan ada bekas memar di seluruh bawah matanya.
Rupanya, rasa sakitnya baru bisa tertahankan setelah sekitar satu bulan.
"Cemal sepenuhnya bersalah dalam kasus ini,” kata pengacara Hakan, Oğuzhan Er, di pengadilan.
"Selain mengalami kerusakan pada badannya, klien juga mengalami trauma psikologis. Oleh karena itu, kami menuntut Rp 54 juta kerusakan non-finansial dikumpulkan dari Cemal bersama dengan bunganya," imbuhnya.
Pengadilan baru-baru ini menjatuhkan hukuman 2 setengah tahun penjara kepada dokter gigi palsu tersebut karena melakukan praktik kedokteran gigi tanpa ijazah dan memaksanya membayar kompensasi kepada Hakan atas trauma yang dideritanya.
Baca juga: Viral Seorang Pria Dibuat Terkejut usai Toiletnya Tiba-tiba Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
(TribunTravel.com/mym)
Untuk membaca artikel terkait berita viral, kunjungi laman ini.
Baca tanpa iklan