Daging lunak yang hilang; semua tubuh berwarna kuning aneh; dan beberapa pakaian yang menunjukkan radioaktivitas.
Karena mayat-mayat itu telah terbaring di dasar sungai selama beberapa bulan, kemungkinan besar pemangsa telah memakan daging mereka.
Tapi penyebab luka lain sepertinya tidak bisa dijelaskan, TribunTravel melansir dari thevintagenews.
Karena penyebab kematian yang masih abu-abu, kesembilan pendaki ini dilaporkan tewas karena kecelakaan.
Kasus ini ditutup pada Mei 1959 dan dokumen diarsipkan.
Akibat
Seperti banyak insiden di Soviet Rusia, yang satu ini ditandai sebagai rahasia dan tidak dilaporkan secara luas.
Tetapi kasus ini menjadi perhatian publik pada 1997 ketika Lev Ivanov, penyelidik utama mengatakan kepada sebuah surat kabar bahwa menurutnya UFO bertanggung jawab atas keadaan buruk kelompok tersebut.
Pernyataan ini memunculkan banyak asumsi publik.
Mengapa pendaki dan pemain ski berpengalaman meninggalkan tenda mereka di tengah badai salju tanpa pakaian atau alas kaki?
Beberapa saksi datang ke depan untuk mengatakan bahwa mereka telah melihat bola oranye di langit malam itu, menunjukkan aktivitas UFO atau percobaan senjata rahasia.
Teori lain melibatkan yeti, serangan oleh penduduk asli, ketegangan romantis yang mengarah ke perkelahian brutal, atau uji coba senjata nuklir yang gagal.
Beberapa orang berpendapat bahwa warna kuning tubuh memberi bobot pada teori pengujian nuklir (didukung oleh pakaian radioaktif), tetapi yang lain menyebut warna kuning itu karena mumifikasi alami dalam kondisi dingin.
Misteri dibuka kembali
Pada 2019, pihak berwenang Rusia membuka kembali kasus tersebut untuk meredam rumor.
Baca tanpa iklan