Pasalnya, uang belasan jutanya yang hangus itu rupanya bisa ditukar melalui Kantor Perwakilan BI Solo.
Seperti telah diketahui, uang yang bisa ditukar dalam kondisi rusak harus tersisa setidaknya dua pertiga di tiap lembar.
Kantor Perwakilan BI Solo dikabarkan segera mencari korban musibah kebakaran yang terjadi pada Selasa (3/10/2023) tersebut.
Plt. Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Bimala mengaku prihatin atas peristiwa ini.
"Jadi sebetulnya kami dapat berita itu karena ini musibah. Kami prihatin dan ikut membantu agar korban tidak terlalu down. Teman-teman sudah mencari ke rumah beliau," kata Bimala saat ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (4/10/2023), dikutip dari TribunSolo.
Uang yang diganti oleh BI itu mencapai nominal lebih dari Rp 9 juta.
Baca juga: 7 Hotel Murah di Solo Buat Menginap saat Liburan, Harga Terjangkau Fasilitas Komplet
Padahal mulanya Soud memperkirakan membawa uang untuk diganti oleh Bank Indonesia sebesar Rp 8 juta.
"Diajak ke kantor dibawa semua uangnya setelah diteliti keasliannya Rp 9.150.000. Meskipun Bu Soud mengatakan membawa Rp 8 juta. Ternyata diteliti Rp 9.150.000," terangnya.
Dikatakan Bimala, Soud menyimpan uang dengan rapi, sehingga memudahkan pihaknya untuk mengidentifikasinya.
Baca juga: Daftar Menu dan Harga Wang Xiang, Kuliner Street Food Singapura yang Hadir di Kota Solo
Dikatakan Bimala, uang Soud bisa ditukarkan dengan yang baru karena masih memenuhi kriteria.
"Kami lihat satu-satu kalau sudah hangus semua tidak bisa. Best effort-nya segitu. Sebetulnya harus dua pertiga. Satu jam prosesnya," jelas Bimala.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Korban Kebakaran di Pasar Kliwon Nangis Uang Belasan Juta Hangus, Bank Indonesia Beri Gantinya.
Baca tanpa iklan