TRIBUNTRAVEL.COM - Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Inggris mengamuk dan mendorong polisi yang sedang bertugas di Pospol Sunset Road, Kuta, Badung, Bali pada Senin (18/9/2023).
Kejadian yang terekam kamera warga itu viral di media sosial.
Dalam video tersebut terlihat bule pria melawan petugas dengan cara mendorong.
Diketahui saat itu bule tersebut sedang diperiksa anggota Satlantas Polresta Denpasar, Aiptu Puji Santoso dan Aiptu Nyoman Siki Asmara yang bertugas melakukan pengaturan lalu lintas.
Baca juga: Bule di Bali Berulah Lagi, Ngeyel Bangun Vila di Pantai yang Abrasi Parah, Kini Disegel Satpol PP
Saat itu, petugas mendapati Adam mengendarai seoeda motor berboncengan dengan teman wanitanya yang tidak menggunakan helm.
Adam kemudian berniat kabur, namun dihalangi oleh petugas polisi tersebut dan diminta untuk menepi diperiksa surat kelengkapan berkendara, ditemukan surat-surat tidak lengkap.
LIHAT JUGA:
Pria asal Inggris itu kemudian justru marah dan langsung mendorong korban sampai hampir jatuh.
Selanjutnya Adam dihalangi lagi, karena mau kabur dan Adam emosi turun dari sepeda motor langsung menampar korban ke arah muka sampai pet korban lepas dan terjatuh.
Baca juga: Viral Bule Lakukan Hal Tak Senonoh di Pekarangan Rumah Orang, Terekam CCTV & Kini Diburu Polisi
Karena Adam masih marah-marah, Aiptu Puji santoso tetap berusaha bersabar dan bersikap profesional serta tetap humanis.
Selanjutnya, Aiptu Nyoman Siki Asmara datang dan ikut menenangkan terlapor dan melakukan tindakan berupa teguran.
Selain itu, memerintahkan terlapor agar mengambil helm dan juga memberikan edukasi agar mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku di Indonesia.
"Saat itu melakukan diskresi kepolisan dengan memperbolehkan terlapor pergi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu (20/9/2023).
Hal ini, menurut Kombes Pol Jansen, untuk menghindari kemacetan dan kerumunan karena masyarakat semakin ramai yang datang ke TKP.
Ditangkap dan terancam dideportasi
Baca tanpa iklan