"Mereka baru saja mulai berkelahi di lorong dan itu menjadi sangat agresif," sambungnya.
Menurut Lyndsay Cash, pramugari tidak banyak bertindak dalam hal ini.
"Para pramugari tidak banyak berguna dan anak-anak kesal. Saya tidak senang dengan cara pengelolaannya," kisahnya.
"Itu membuatku kesal dan semua orang di pesawat," imbuh Lyndsay Cash.
Diceritakan Lyndsay, pihak kepolisian kemudian datang ke Bandara Manchester dan menangkap wanita mabuk itu.
Baca juga: Penumpang Wanita Bawa Semprotan Merica saat Naik Pesawat dan Bikin Penerbangan Dialihkan
"Semua orang bertepuk tangan saat dia diantar pergi dan dia bahkan berkelahi dengan polisi. Menurutku dia seharusnya tidak diizinkan naik pesawat dan menurutku pramugarinya seharusnya lebih cepat," jelas Lyndsay Cash.
"Itu diserahkan kepada penumpang untuk ditangani. Jika Anda tidak bisa mengatasinya, jangan mabuk," kata dia lagi.
Insiden tersebut terjadi 15 menit sebelum jadwal keberangkatan dan mengakibatkan pesawat terlambat lepas landas lebih dari satu jam.
Kejadian ini dikonfirmasi Polisi Greater Manchester mengonfirmasi kepada The Independent.
Juru bicara Polisi Greater Manchester mengatakan, ada tiga orang, satu wanita dan dua pria, semuanya berusia sekitar 30 tahun, ditangkap karena dicurigai mabuk di dalam pesawat.
Sementara salah satu pria dan wanita tersebut ditangkap lebih lanjut karena dicurigai menyerang petugas polisi.
Baca juga: Terbang dari Prancis, Neymar Dijemput Pesawat Mewah Boeing 747 Milik Sepupu PM Arab Saudi
Baca juga: Potret Pesawat Kepresidenan yang Bawa Jokowi Kunjungan ke Berbagai Negara di Afrika
Mereka kemudian dibebaskan dan sedang diselidiki.
"Polisi Greater Manchester bekerja sama dengan Bandara Manchester dan akan mengambil tindakan yang tepat terhadap penumpang yang berperilaku mengganggu demi menjaga keselamatan penumpang lain," ungkap juru bicara Polisi Greater Manchester.
Sementara itu, menanggapi insiden ini, juru bicara Ryanair juga angkat bicara.
"Penerbangan dari Manchester ke Ibiza ditunda menjelang lepas landas karena sejumlah kecil penumpang mengganggu.
kata juru bicara Ryanair.
Baca tanpa iklan