Mulai dari biaya hotel, makan atau kebutuhan sehari-hari, hingga tiket tempat wisata.
Hal ini dibenarkan Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet.
Menurut Yusuf, jatuhnya nilai tukar Yen terhadap Dolar AS berdampak pada penurunan tarif akomodasi dan restoran bagi wisatawan Indonesia di Jepang.
Baca juga: Berencana Liburan ke Jepang? Catat Panduannya, dari Akomodasi, JR Pass hingga Akses Internet
"Secara konsep betul bahwa ketika nilai tukar rupiah menguap terhadap mata uang negara-negara tersebut, maka harga akomodasi yang termasuk di dalamnya hotel dan restoran juga berpotensi menjadi lebih murah," jelasnya.
Meski demikian, tiket pesawat dari Indonesia ke Jepang belum turun sampai saat ini.
Mengapa demikian?
Dikatakan Yusuf, harga tiket pesawat masih bergantung pada avtur yang mengacu pada harga minyak dunia.
"Tiket pesawat berbanding lurus dengan harga avtur. Nah, harga avtur berbanding lurus dengan minyak dunia yang sekarang masih 80 dollar AS per barel," ujarnya.
Oleh sebab itu, harga tiket pesawat mengikuti harga avtur yang tidak ikut menurun.
"Jadi, belum turun nih harga tiketnya (pesawat), tapi harga hotel dan makan lokal mungkin turun," kaya Yusuf.
"Namun, tiket pesawatnya saya kira belum (turun) drastis ya karena mengikuti harga avtur," tutupnya.
Tips liburan ke Jepang pertama kali
Saat ini menjadi momen yang tepat untuk liburan ke Jepang karena biayanya akan lebih terjangkau.
Bagi traveler yang pertama kali liburan ke Jepang, ada beberapa tips yang harus diketahui.
Berikut beberapa tips liburan ke Jepang untuk pertama kali, dilansir TribunTravel dari Kompas.com.
Baca juga: Harga Tiket Masuk teamLab Planets, Tempat Wisata Hits di Tokyo Jepang Bertabur Spot Instagenic
Baca tanpa iklan