Terlebih penggunaan kendaraan lebih sedikit jika dibandingkan dengan daerah pariwisata yang lain, seperti Canggu.
“Artinya ambang batasnya belum sampai jumlah tertentu yang menyebabkan Ubud ini masuk kriteria yang buruk lah. Masalah polusi ada, tetapi tidak sampai ambang batas yang dikatakan polusi itu,” ungkapnya.
Sementara itu, mengantisipasi polusi udara jika peningkatan wisatawan meningkat di Bali, Tjok Pemayun meminta agar masyarakat lebih bijak lagi menggunakan kendaraan.
Jika dirasa tidak penting sekali, jangan gunakan kendaraan untuk beraktivitas.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Pulau Dewata Dipilih Jadi Tempat Berlibur dari Polusi Udara di Jakarta dan Polusi Udara Jakarta, Dispar Harapkan Pekerja WFH Datang, Silakan Work from Bali.
Simak artikel lainnya seputar Bali di sini.
Baca tanpa iklan