Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kabur Sejenak dari Polusi Udara Jakarta, Bali Jadi Tujuan hingga Ada Peningkatan Okupansi Hotel

Editor: Kurnia Yustiana
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pantai Petitenget yang menjadi salah satu tempat wisata favorit di Bali. Pulau Dewata ini menjadi destinasi traveler yang berlibur sejenak dari polusi udara di Jakarta.

Tercatat penumpang di Bandara Ngurah Rai mencapai 483.339 orang datang dan 510.259 berangkat, sehingga total melayani 993.598 penumpang.

Sementara catatan Bandara Ngurah Rai pada bulan Juni, yaitu melayani sebanyak 909.341 penumpang domestik.

Baca juga: Itinerary Bali 3 Hari 2 Malam, Cocok untuk Jelajahi Berbagai Tempat Wisata Eksotis

Adapun rinciannya, 463.549 penumpang datang dan 445.792 berangkat.

Dari data tersebut nampak jumlah penumpang domestik pada Juni lebih banyak dibandikan Juli.

Jakarta menjadi rute domestik tersibuk dengan jumlah 508.375 penumpang selama bulan Juli.

Demikian pada bulan Juni jumlah penumpang rute Jakarta-Denpasar sebesar 459.887 penumpang.

Baca juga: Bule Nekat Jalan Kaki Terobos Tol Bali Mandara, Ternyata Habis Bikin Keributan di Tempat Lain

Dispar Bali Persilakan Warga Jakarta yang WFH Bekerja dari Pulau Dewata

Parahnya polusi udara yang terjadi di Jakarta membuat pemerintah setempat membuat aturan work from home (WFH) untuk para pekerja ASN.

Melihat hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Bali, Tjok Bagus Pemayun mengatakan dengan adanya kegiatan WFH kembali, diharapkan akan ada pekerja yang melakukan work from Bali.

“Ya itu kan harapan kami. Kalau Jakarta sekarang WFH harusnya ada yang work from Bali. Makanya saya katakan tren ke depannya wisatawan yang datang akan mencari yang aman, nyaman dan sehat karena pandemi Covid-19 mengajarkan kita, sehingga mereka akan kembali ke alam. Cuma data dari Jakarta yang WFH saya belum dapat,” katanya.

Namun, kata Tjok Pemayun, dari informasi yang ia dapatkan di satu sisi saat ini harga tiket pesawat ke Bali masih lumayan tinggi.

Baca juga: Rekomendasi 3 Tempat Makan Baru di Bali yang Hits, Tawarkan Konsep Unik

Sementara itu WFH artinya masyarakat tidak boleh bepergian, terlebih khusus untuk ASN yang berada di Jakarta sudah terhubung dengan sebuah aplikasi, sehingga jika dia sampai pergi keluar Jakarta atau rumah akan ketahuan dan akan diberikan sanksi.

“Itu kan harapannya (work from Bali) atau weekend ke Bali. Kan bisa Jumat sore setelah jam kantor ke Bali, minggu balik kan segar datang dari Bali,” imbuhnya.

Sementara mengenai Ubud menduduki posisi kelima dengan tingkat polusi udara yang tinggi, Tjok Pemayun meragukan hal tersebut.

Sebab, hamparan sawah dan pepohonan hijau masih banyak ditemukan di Ubud.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Hits di Badung Bali, Cek Harga Tiket Masuk, Jam Buka dan Lokasi

Halaman
123