Meski demikian, Delta Air Lines sampai saat ini belum menanggapi pertanyaan lanjutan tentang apakah maskapai tersebut telah mengambil tindakan terhadap Montgomery atau apakah ia akan tetap diizinkan dalam penerbangan Delta Air Lines pada masa mendatang.
Baca juga: Penumpang Pria yang Mengaku Mabuk Ditangkap usai Meraba Paha Gadis 15 Tahun di Pesawat
Baca juga: Nasib Sial Penumpang Pesawat, Liburannya Kacau dan Terdampar di Bandara karena Penerbangan Dialihkan
Pria mabuk adu jotos dengan penumpang lain
Keributan sebelumnya juga sempat terjadi pada penumpang pesawat Jetstar di Bandara Hobart, Australia pada Selasa (1/8/2023).
Diketahui dua penumpang tersebut baru saja turun dari penerbangan Jetstar yang terbang dari Melbourne menuju Hobart.
Melansir Pulse Hobart, perkelahian fisik antara dua penumpang tersebut dilaporkan mengakibatkan salah satunya tak sadarkan diri.
Seorang saksi dari penerbangan Jetstar JQ713 mengatakan kepada Pulse Hobart bahwa satu orang penumpang mengonsumsi alkohol sebelum insiden tersebut.
Ia bahkan sempat berperilaku gaduh di pesawat sebelum mendarat di Bandara Hobart.
Setelah pesawat mendarat, penumpang mabuk tersebut berusaha memukul penumpang lain.
Merasa akan dipukul, penumpang itu kemudian menyerang kepala pria mabuk dan terjadilah adu jotos antara keduanya.
Setelah itu, penumpang yang mabuk diduga mendaratkan pukulan lain, menyebabkan penumpang lain pingsan.
Menanggapi insiden tersebut, juru bicara Jetstar menyebutkan bahwa pihaknya tidak dapat mentolerir perilaku kasar.
"Kami tidak akan pernah mentolerir perilaku yang mengganggu atau kasar, baik itu di dalam pesawat kami atau di dalam terminal," ujar juru bicara Jetstar kepada Pulse Hobarts.
"Anggota tim kami menelepon keamanan dan polisi dan mendukung penumpang lain yang sedang dalam proses turun," sambungnya.
Per Rabu (2/8/2023), polisi masih menyelidiki insiden tersebut.
Baca juga: Cerita Wanita Muda Baru Pertama Naik Pesawat, Kapok usai Rasakan Manuver Dahsyat Hindari Jet Pribadi
Namun pada Kamis (3/8/2023), polisi melaporkan bahwa seorang pria bernama Herdsmans Cove berusia 42 tahun akan diproses dengan panggilan untuk penyerangan.
Herdsmans Cove akan dipanggil di Pengadilan Magistrat Hobart untuk mengikuti sidang.
(TribunTravel.com/Sinta)
Baca tanpa iklan