Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Viral Babi Hobi Melukis, Karyanya Terjual Lebih dari Rp 15 miliar

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seekor babi bernama Pigcasso terus mendulang popularitas berkat karya lukisannya yang telah terjual dan meraup lebih dari Rp 15 miliar.

"Momen yang paling menarik adalah saat dia membuat bentuk luar biasa sendirian, mulai dari hati, inisial, angka dan saya akan menghentikannya, bertanya pada diri sendiri apa lagi yang dibutuhkan," tulis Lefson.

Baca juga: Viral Kapal Penyeberangan Antardesa di Sulawesi Tenggelam, Total Korban Meninggal Sebanyak 15 Orang

Pigcasso sejak itu menerima komisi dari legenda tenis Rafael Nadal dan aktor Inggris Ed Westwick, tulis Lefson.

Karya Pigcasso telah ditampilkan pada tampilan jam Swatch yang masing-masing dijual seharga Rp 15 juta pada tahun 2019.

Kisah menarik dari babi juga dijumpai di Amsterdam, yang ternyata memiliki peran tertentu untuk menjaga keamanan perjalanan udara.

Melansir laman CNN Travel, Jumat (3/12/2021), Bandara Schiphol Amsterdam di Belanda kini tengah mempekerjakan 20 hewan dalam sebuah proyek percontohan.

Proyek tersebut bertujuan untuk mengurangi jumlah serangan burung (bird strikes) pada pesawat.

Tabrakan antara pesawat dan jenis burung yang lebih besar, seperti angsa, dapat menimbulkan bahaya serius, terutama jika hewan tersedot ke dalam mesin.

Ilustrasi seekor babi di peternakan. (Flickr/ Nick Saltmarsh)

Bandara mencatat sekira 150 serangan burung pada tahun 2020, kata Willemeike Koster selaku juru bicara Bandara Schiphol.

Menariknya, babi turut ikut serta dalam beberapa tindakan yang diambil bandara untuk mencoba menurunkan jumlah serangan burung tersebut.

Proyek melibatkan babi yang mencari makan di ladang seluas 5 hektare.

Ladang berada di antara dua landasan pacu dan dipenuhi dengan tanaman bit gula (sugar beet) yang baru-baru ini telah dipanen.

Baca juga: Viral Pesawat dari Bandara YIA Bikin Rusak Genteng Warga Jogja, Kemenhub Turun Tangan

Babi-babi itu disediakan oleh Buitengewone Varkens, sebuah perusahaan peternakan yang memelihara hewan di luar ruangan.

Bandara Schiphol mendekati perusahaan dan bertanya apakah babi bisa datang dan memakan sisa tanaman.

Sisa tanaman dapat menarik angsa dan burung lainnya untuk mendekat ke landasan pacu, ungkap Stan Gloudemans yang merupakan co-owner Buitengewone Varkens.

Gloudemans menjelaskan bahwa manfaat pertama adalah babi membantu membuat area tersebut kurang menarik bagi burung dengan menghilangkan sumber makanan.

Halaman
123