Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Video Viral, Penumpang Wanita Dipukul Driver Ojol setelah Salah Berikan Titik Penjemputan

Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral seorang penumpang wanita menangis sesenggukan usai dipukul driver ojek online yang ditumpanginya karena salah titik penjemputan.

TRIBUNTRAVEL.COM - Video viral memperlihatkan seorang penumpang wanita yang menangis sesenggukan.

Dengan masih mengenakan helm di kepalanya, wanita itu memegang ponselnya sambil sesekali menghapus air matanya.

Viral seorang penumpang wanita menangis sesenggukan usai dipukul driver ojek online yang ditumpanginya karena salah titik penjemputan. (Instagram @ndorobei.official)

Diketahui, penumpang wanita tersebut menangis karena dipukul oleh pengemudi (driver) ojek online (ojol) yang ditumpanginya.

Disebutkan penumpang itu dipukul driver ojol gara-gara salah titik penjemputan.

Baca juga: Cerita Mulia Driver Ojol: Beri Tumpangan Gratis ke Penumpang Setiap Jumat

Kini, video penumpang menangis dipukul driver ojol itu pun menyita perhatian warganet yang geram.

Seperti dalam video yang diunggah akun Instagram @ndrobei.official, Sabtu (22/7/2023).

LIHAT JUGA:

Terdengar seorang pria diduga perekam meminta agar driver ojol bertanggung jawab.

"Saya minta petunjuk ini costumer kenapa nangis-nangis trauma ini, dipukul sama driver," ujar perekam.

Kemudian perekam mengungkap peristiwa itu terjadi di dekat kampus Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Sementara perekam tengah mengadu, penumpang wanita itu terlihat tak kuasa menahan tangisnya.

Baca juga: Wanita Nyaris Diculik Driver Ojol Dibawa ke Bogor, Nekat Lompat dari Motor untuk Selamatkan Diri

Perekam mengungkap driver datang sembari marah-marah kepada penumpang wanita tersebut.

"Driver datang lagi, marah-marahin lagi dia lagi lewat di sini," tandasnya.

Dalam keterangan disebutkan kronologi kejadian penumpang wanita yang dipukul driver ojol tersebut.

Disebutkan pemukulan driver ojol itu bermula karena korban salah titik penjemputan.

Halaman
123