Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kisah Everett Kalin, Lansia 93 Tahun yang Kuat Mendaki Batuan Curam di Amerika Serikat

Penulis: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Everett Kalin (93) berhasil melakukan pendakian curam di Half Dome Yosemite California, Amerika Serikat pada Selasa (1872023).

Tentu saja, orang Amerika Serikat itu sudah berlatih selama berbulan-bulan sebelumnya.

Pensiunan profesor teologi tersebut hampir setiap hari berjalan-jalan di sekitar Danau Merritt serta menaiki tangga di gedungnya yang berlantai 17, lapor SFGATE.

Bagian kubah Half Dome Yosemite memiliki kabel untuk memungkinkan pejalan kaki menarik diri atau pegangan agar tak jatuh.

Akan tetapi untuk Everett Kalin, salah satu bagian terberat adalah subdome yang curam dan tanpa kabel.

Pada saat-saat tertentu, Jon dan Sidney harus memegangi Everett Kalin untuk membantu agar tak terjatuh.

Baca juga: Pria Jepang Mendaki Gunung Kinabalu di Malaysia Pakai Setelan Jas Rapi dan Sepatu Formal

"Saya tidak menyadari betapa rumitnya hal itu, terutama di usia saya," kata Kalin.

Jon menambahkan: "Dia keras kepala seperti bagal. Ketika dia memutuskan sesuatu, dia akan melakukannya, dia terus membuktikan bahwa saya salah di setiap langkah."

Orang-orang yang mereka temui di sepanjang perjalanan bersorak sorai ketika Everett Kalin mencapai puncak.

Everett Kalin (93) berhasil melakukan pendakian curam di Half Dome Yosemite California, Amerika Serikat pada Selasa (1872023). (TikTok/@sidneykalin)

Baca juga: Jangan Sampai Tertinggal, Cek 4 List Peralatan Traveling untuk Mendaki Gunung dari Eiger

Jon menjelaskan: "Ada air mata di mata semua orang. Itu seperti paparazzi, semua orang mengambil video dan foto. Itu tidak nyata. Aku tersedak hanya berbicara tentang hal itu sekarang. Kekuatan melihatnya sangat menyenangkan dan menginspirasi."

Rangers sepanjang perjalanan memberi tahu mereka bahwa mereka telah mendengar beberapa yang menyelesaikan pendakiannya di usia 80-an, tetapi tidak ada yang berusia 90-an, Unilad melaporkan.

Sehari setelah sampai di rumah, Kalin sebenarnya merasa luar biasa dan bahkan tidak pegal, hanya sangat berterima kasih kepada mereka yang membantu merealisasikan keinginan pendakiannya itu.

Itu adalah pengalaman yang tidak akan pernah dia lupakan.

"Salah satu hal gila baik di jalan maupun di malam sebelumnya adalah kami bertemu banyak sekali orang yang melihat saya dan bertanya, 'Berapa umurmu?'" Kata Everett Kalin.

"Saya bilang 93, dan mereka ingin memotret saya."

(TribunTravel.com/nrlintaniar)

Kumpulan artikel viral