Saat kejadian, menurut Danang Mandala Prihantoro, pihak maskapai telah menjelaskan kepada tamu secara jelas dan transparan.
Pihak maskapai menjelaskan tentang situasi tersebut dan memberikan solusi alternatif yang sesuai.
Pihak maskapai pesawat Batik Air juga telah menjelaskan penyebab AC mati yang membuat penumpang marah.
"Ketidaknyamanan (keluhan pesawat kurang terasa dingin dan lampu sempat padam seketika) yang terjadi pada situasi dimaksud disebabkan oleh Ground Power Unit (GPU) yang tidak bekerja secara maksimal (Ground power issue)," ungkap Danang Mandala Prihantoro.
Danang Mandala Prihantoro juga mengatakan pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LBS dalam kondisi prima dan aman dioperasikan.
"Kendala yang terjadi pada ketidakmaksimalan kinerja GPU telah diatasi dengan segera dan tidak mempengaruhi keselamatan penerbangan," terang Danang Mandala Prihantoro.
Ground Power Unit (GPU) supply electrical bekerja dengan baik dalam memastikan keandalan pasokan daya listrik pada pesawat saat parkir di darat yang telah dipastikan oleh Batik Air dan mitra ground handling.
Pesawat Batik Air kemudian kembali lepas landas pukul 18.32 waktu setempat.
Pukul 19.19 WIB, pesawat Batik Air mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.
Baca juga: Penumpang Pesawat Terkejut! Lewis Capaldi Tiba-tiba Muncul hingga Nyanyikan Lagu Terbarunya
(TribunTravel.com/mym)
Untuk membaca artikel terkait berita viral, kunjungi laman ini.
Baca tanpa iklan