Tubing di Sungai Pai bukanlah hal baru, tetapi popularitasnya telah berkembang pesat di kalangan backpacker sejak perbatasan dibuka tahun lalu.
Tubing hanya diizinkan dari bulan November hingga Mei ketika permukaan sungai rendah – kira-kira setinggi pinggang – dan aman untuk tubing.
Tubing dilarang selama musim hujan, ketika kedalamannya bisa mencapai tiga meter.
Selain tubing di Sungai Pai, Pasar Payung Lipat di provinsi Samut Songkram, Thailand Tengah juga menjadi hits di kalangan turis.
Pasar Payung Lipat, juga dikenal sebagai Pasar Rom Hoop atau Pasar Kereta Api Mae Klong, merupakan daya tarik wisata yang unik.
Pasar didirikan di sepanjang jalur kereta api dan ketika kereta api mendekat, para pedagang harus segera melipat payung mereka dan mengeluarkan barang-barang mereka dari rel untuk memberi jalan bagi kereta untuk lewat.
Tontonan ini merupakan kejadian yang akrab bagi penduduk tetapi merupakan pengalaman yang mendebarkan bagi wisatawan yang berkunjung dari seluruh dunia.
Untuk memastikan keselamatan dan keamanan pengunjung, manajer Stasiun Kereta Api Mae Klong, pejabat Kereta Api Negara Thailand, dan polisi turis siap membantu dan membimbing.
Pengunjung diminta untuk mematuhi langkah-langkah pencegahan Covid, seperti memakai masker dan menggunakan pembersih tangan.
Stasiun ini juga siap berkomunikasi dalam berbagai bahasa, antara lain Inggris, China, Korea, dan Jepang, untuk mengakomodasi wisatawan dari seluruh dunia.
Saat kereta tiba dan berhenti di stasiun Mae Klong, suasana semakin semarak, dengan turis yang turun dari kereta dan yang lainnya menunggu untuk naik.
Ambar/TribunTravel
Baca tanpa iklan