Ia menyebut dana terbanyak nantinya untuk pembangunan lift.
"Anggarannya kita tidak menggunakan dana dari pemerintah. Ini dari swadaya masyarakat dan menggunakan dari dana talangan saya sendiri. Sampai saat ini sudah menghabiskan kisaran Rp 500-600 juta," tuturnya.
Dalam membangun desanya, Untung juga akan membentuk desanya menjadi desa wisata.
"Untuk melengkapi kantor desa delapan lantai, nantinya akan dibangun juga miniatur Ka'bah, wisata air, alun-alun, dan pusat kuliner," pungkasnya.
Kades curi uang Rp 4 juta
Bertolak belakang dengan Untung yang membangun kantor desa mewah, seorang kades di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, justru melakukan aksi gendam kepada kasir di klinik kecantikan.
Tak hanya melakukan aksi gendam, kades itu juga melakukan pencurian di klinik tersebut.
Diketahui, pelaku merupakan seorang Kepala Desa bernama Anton Arif.
Dalam video rekaman CCTV yang beredar, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @undercover.id, tampak seorang Kades Karangasem tengah melakukan aksi gendam di sebuah klinik kecantikan di Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.
Aksi gendam dan pencurian itu menyebabkan korban kehilangan sejumlah uang hingga jutaan rupiah.
Dalam menjalankan aksinya, Kades Karangasem, Anton Arif terlihat menggunakan beberapa pakaian, seperti jaket, peci, hingga wajah yang tertutup oleh masker.
Awalnya, pelaku terlihat mendekati kasir dengan alasan telah membuat janji pertemuan dengan pemilik klinik.
Baca juga: Video Viral di TikTok, Mahasiswi Sindir Fasilitas Minim di Lokasi KKN, Berujung Diusir Warga
Baca juga: Viral di TikTok Daftar Harga Makanan di Pedalaman Papua, Soto Ayam Rp 120 Ribu
Pelaku kemudian meminta nomor telepon sang pemilik klinik tersebut kepada kasir.
Setelah itu, Anton Arif berpura-pura menelpon pemilik klinik dan meminta kasir memberikan uang sebesar Rp 4,8 juta.
Penangkapan Kepala Desa Karangasem, Anton Arif itu dilakukan oleh Polres Tuban di salah satu masjid di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Selasa (30/5/2023) malam.
Baca tanpa iklan