Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

4 Legenda Mengerikan di Amerika Utara, Kurcaci Kanibal hingga Ratu Lembah Kematian

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Deretan legenda paling mengerikan di Amerika Utara.

Menurut beberapa versi legenda, mereka mirip perang karena mereka percaya bahwa mereka hanya bisa mencapai alam baka dengan terbunuh dalam pertempuran.

Karakteristik persisnya bervariasi tergantung pada kisah yang dibagikan di suku yang berbeda.

Dalam beberapa cerita, mereka bermata satu seperti Cyclops.

Di tempat lain, makhluk tanpa leher, atau memiliki sayap.

Mereka juga biasanya dianggap memiliki kekuatan magis, bahkan bisa menjadi tidak terlihat.

Untungnya, makhluk seperti goblin pemakan daging yang jahat ini biasanya dianggap telah musnah dalam pertempuran kuno dengan aliansi suku-suku, meskipun cerita rakyat kecil – beberapa lebih jinak dan hanya nakal – merupakan bagian integral dari legenda banyak orang Amerika Utara.

3. Wendingo

Wendingo, satu legenda mengerikan dari Amerika Utara (Bubblesorg, CC BY-SA 4.0 , via Wikimedia Commons)

Baca juga: Jadwal Konser Summerhype Festival di Surabaya, Dimeriahkan Band Rock Asal Amerika Serikat

Dikenal oleh banyak suku Algonquain di benua Amerika Utara, wendingo adalah satu makhluk adat yang paling menakutkan dan menakutkan.

Konsep entitas mengerikan ini sering diadaptasi oleh penulis komik, novel horor, acara TV dan film, dengan wendingo sering digambarkan sebagai makhluk mirip manusia serigala, seringkali dengan tanduk atau tanduk.

Namun, pengetahuan asli menggambarkan wendingo sebagai raksasa, humanoid kurus kering, seringkali kedinginan dan didorong oleh nafsu makan daging manusia.

Secara luas dianggap wendingo adalah manifestasi atau simbol aneh dari musim dingin yang keras dan kekurangan makanan yang harus ditanggung oleh banyak suku.

Bahkan ada kondisi kejiwaan awal yang disebut "psikosis wendingo", yang menggambarkan orang-orang di daerah Algonquain yang ditangkap oleh paksaan kanibal.

Contoh awal dilaporkan oleh misionaris Jesuit di Kanada pada tahun 1661, yang menulis tentang penyakit lokal yang menyerang penduduk setempat yang 'mempengaruhi imajinasi mereka dan menyebabkan mereka lebih dari kelaparan anjing.

Ini membuat mereka sangat rakus akan daging manusia sehingga mereka menerkam wanita, anak-anak, dan bahkan pria.

Orang yang mungkin paling terkait dengan fenomena psikosis wendingo adalah Swift Runner, seorang Indian Cree di Kanada.

Halaman
123