Sementara ibunya di rumah juga tidak memiliki pekerjaan untuk menghidupi keluarga.
Alhasil Viky harus rela jalan kaki setiap hari ke sekolah demi tetap bisa menuntut ilmu.
Viralnya kodisi Viky dari video TikTok tersebut lantas mengundang simpati banyak orang.
Hal ini kemudian membuat kisah Viky sampai terdengar oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan.
Mengetahui hal itu, Pilar Saga Ichsan lantas tak tinggal diam.
Bermodalkan video viral, Pilar Saga Ichsan mencari kediaman Viky dan mengujungi langsung remaja itu ke rumahnya.
Momen kunjungan Pilar Saga Ichsan ke rumah Viky tersebut ia abadikan juga melalui Instagram pribadi miliknya.
Melalui akun @pilarsaga_official, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan mengabarkan bahwa kondisi Viky saat ini sudah sehat dan membaik.
"Alhamdulillah kondisi Viki sehat, dan saya sempat berbincang juga dengan orang tuanya di rumahnya. Namun awalnya Viki masih sungkan untuk didokumentasikan secara langsung, karena kemarin sempat terjadi kesalahpahaman," jelas Pilar Saga Ichsan pada keterangannya.
Pilar Saga Ichsan mengungkapkan sebelumnya sudah ada warga yang sempat membuka donasi untuk Viky.
Namun, hal itu sempat ia tolak lantaran belum mendapat izin dari keluarga serta tak ingin terkesan meminta santunan.
"Ketika ada pihak warga yang bermaksud untuk membuka open donation, namun ternyata belum seijin dirinya atau keluarganya. Bukan bermaksud menolak rezeki, ia hanya merasa malu dengan kondisinya ia tidak mau dianggap meminta santunan dari orang lain," ujarnya.
"Ia hanya kelelahan setelah berjalan kaki begitu jauh dari sekolah, dan ada orang-orang baik yang membantunya hingga ia juga mendapat perhatian masyarakat. Penilaian saya, dia anak yang sangat baik dan sopan santun," imbuhnya.
Pilar Saga Ichsan pun sempat menanyakan kenapa Viky memilih sekolah yang jauh dari rumahnya.
Baca juga: Identitasnya Terkuak! Viral WNA Tak Pakai Baju Nekat Hadang Mobil di Tangerang
"Saya sempat bertanya mengapa ia bersekolah sangat jauh di Bojongsari, sedangkan di Ciputat banyak terdapat SMA. Ternyata karena alasan tertentu (yang sangat pribadi) ia harus pindah dari salah satu sekolah swasta di Ciputat, ke sekolah SMA yang cukup jauh jaraknya," jelas Pilar Saga Ichsan.
Baca tanpa iklan