Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Menguak Misteri Puluhan Potongan Kaki Manusia yang Terdampar di Pesisir Pantai

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi penemuan misterius puluhan kaki manusia yang terdampar di pinggir pantai.

Sejak itu, lebih dari 20 kaki telah ditemukan di sekitar Laut Salish, baik di British Columbia dan lebih jauh ke selatan di Puget Sound (dekat Seattle).

Seperti yang dilaporkan National Geographic , hampir semua kaki memakai sepatu tenis, meski orang juga menemukan kaki dengan sepatu hiking.

Karena semakin banyak kaki yang terdampar ke pantai, banyak orang di wilayah Laut Salish dan sekitarnya mulai menanyakan pertanyaan yang sama — dari mana asal kaki ini?

Dari Mana Semua Kaki Ini Berasal?

Saat kaki terdampar di pantai antara Seattle dan Vancouver, teori tentang asal muasalnya berkembang.

Dilansir dari allthatsinteresting, beberapa berspekulasi bahwa kaki itu milik korban pembunuh berantai.

Yang lain berpendapat bahwa mereka berasal dari migran yang tenggelam.

Satu teori mengklaim bahwa mereka berasal dari kecelakaan pesawat.

Untuk memecahkan misteri, para peneliti berusaha memahami perilaku mayat di bawah air dan perilaku Laut Salish itu sendiri.

Dalam penelitian mereka, mereka bereksperimen dengan bangkai babi sebagai pengganti mayat manusia.

Seperti yang dilaporkan National Geographic , mayat biasanya tenggelam - terutama jika itu milik seseorang yang tenggelam.

Begitu sampai di dasar laut, ilmuwan forensik Gail Anderson dari Universitas Simon Fraser menemukan, mayat dengan cepat dimakan oleh kehidupan laut seperti lobster dan kepiting.

"[A]rthropods akan membuat kerangka dan memisahkan tubuh dengan cukup cepat tergantung pada kondisi lautan," kata Anderson kepada Vox .

Ini berarti kaki dengan cepat dipisahkan dari bagian tubuh lainnya.

Dari sana, profesor oseanografi Parker MacCready dari University of Washington menemukan bahwa Laut Salish memberikan kondisi yang sempurna untuk mendorong kaki yang terlepas ke pantai.

Halaman
1234